Pria Ini Nekat Ingin Bunuh Presiden Prancis
Foto: CNN

Pria Ini Nekat Ingin Bunuh Presiden Prancis

Selasa, 4 Jul 2017 | 08:32 | Fellyanda Suci Agiesta

WinNetNews.com - Seorang pria ditangkap karena tuduhan merencanakan pembunuhan Presiden Prancis Emmanuel Macron saat Hari Bastille. Saat itu juga, Presiden AS Donald Trump berkunjung ke Prancis.

Tersangkayang berusia 23 tahun tersebut berencana untuk menyerang Macron pada 14 Juli 2017, saat sebuah parade di Champs-Élysées di Paris, di mana Presiden Trump ditunjuk sebagai tamu kehormatan, menurut penyiar radio layanan publik, France Info.

Tersangka ditangkap di pinggiran barat laut Paris Argenteuil oleh layanan anti-teror, dan didakwa dengan "aktivitas teroris individu" pada hari Sabtu.

Pria tersebut mengatakan kepada polisi bahwa dia ingin membuat pernyataan politik dengan membunuh Macron, seperti dikutip dari CNN .

Menurut dokumen kepolisian setempat, dia juga mengatakan bahwa dia ingin menyerang orang kulit hitam, Arab, Yahudi dan homoseksual.

"Pasukan keamanan bersiaga dengan memantau situs video game, setelah tersangka memposting tentang dugaan ingin membeli senjata jenis Kalashnikov untuk melakukan serangan," kata BFMTV .

Polisi mengatakan penyelidikan ini terlalu dini untuk mengatakan apakah tersangka terkait dengan jaringan yang lebih luas, namun dia dinyatakan bersalah melakukan aktivitas terkait teror pada tahun 2016, menurut France Info.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...