Profil Novel Baswedan, Penyidik KPK yang Tadi Pagi Disiram Air Keras, Semoga Lekas Sembuh Pak!
Profil Novel Baswedan, Penyidik Kpk yang Disiram Air Keras

Profil Novel Baswedan, Penyidik KPK yang Tadi Pagi Disiram Air Keras, Semoga Lekas Sembuh Pak!

Selasa, 11 Apr 2017 | 13:59 | kontributor

WinNetNews.com - Siapa yang tak kenal dengan nama Novel Baswedan, penyidik KPK yang tengah menangani kasus dugaan korupsi EKTP. Pagi ini kabar buruk datang dari Novel Baswedan. Usai sholat subuh, Novel disiram dengan air raksa oleh sejumlah orang misterius. Saat ini Novel Baswedan sedang dalam perawatan di rumah sakit.

Kabarnya, penyerangan dan teror yang dialami oleh Novel Baswedan ini adalah terkait dengan sikap Novel Baswedan yang tak pernah pandang bulu dalam menguak kasus korupsi, terutama kasus dugaan korupsi dana E-KTP yang melibatkan banyak petinggi negeri ini. Lalu siapakah sosok Novel Baswedan ini?

Novel Baswedan merupakan cucu dari salah satu pendiri Indonesia, Abdurrahman Baswedan atau yang dikenal dengan AR Baswedan. AR Baswedan adalah seorang jurnalis, diplomat dan sastrawan Indonesia yang turut menjadi pejuang dalam kemerdekaan Indonesia.

AR Baswedan, Kakek Novel Baswedan dan Anies Baswedan

AR Baswedan diketahui pernah menjadi anggota BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha dan Persiapan Kemerdekaan Indonesia). Beliau juga merupakan salah satu diplomat pertama di Indonesia yang ikut andil dalam mendapatkan pengakuan "de jure de facto" dari negara Mesir.

Novel Baswedan termasuk dari salah satu lima penyidik yang memutuskan untuk bertahan menjadi penyidik KPK, saat Polri menarik 15 penyidik bantuannya dari KPK. Novel Baswedan lahir di Semarang tahun 1977, lulus dari Akademi Polisi (Perwira) pada 1998, kemudian bertugas di Polres Bengkulu dalam kurun waktu 1999-2005. Kemudian namanya mulai dikenal luas sejak menjabat sebagai penyidik KPK di tahun 2007.

Novel Baswedan Semasa kecil

Foto Novel Baswedan saat masih sekolah / foto: istimewa

Semasa sekolah, sepupu dari calon Gubernur DKI Jakarta 2017, Anies Baswedan ini, terkenal sebagai anak yang pendiam, sederhana, berprilaku halus dan kalem. Prestasinya tidak terlalu menonjol, tetapi memiliki rata-rata nilai yang baik. Novel Baswedan pun terbilang aktif ketika mengikuti kegiatan Islmi seperti baca tulis Al Quran.

Karir Novel Baswedan semakin menonjol pasca berkarir menjalankan tugas mulia untuk memberantas koruptor di negeri ini. Memang, yang namanya orang baik pasti ada saja musuhnya. Semoga Bapak Novel Baswedan cepat pulih dan bisa bertugas lagi untuk menegakan keadilan di negeri ini. Terutama dalam memberantas tikus-tikus di kancah politik Indonesia.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...