Proyek LRT Jabodebek Menghubungkan Mal Sampai Rumah Sakit

Proyek LRT Jabodebek Menghubungkan Mal Sampai Rumah Sakit

Kamis, 18 Agt 2016 | 11:50 | Rusmanto
WinNetNews.com - Pengembangan kereta ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jakarta Bogor Depok Bekasi (Jabodebek) yang dikerjakan oleh PT Adhi Karya Tbk (ADHI) akan dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang dapat menjadi pusat keramaian sebagai daya tarik moda transportasi itu sendiri.

Fasilitas penunjang yang disebut sebagai Transit Oriented Development (TOD) ini merujuk pengembangan moda transportasi masal di negara lain yang terhubung dengan pusat-pusat keramaian.

"Nantinya setiap stasiun akan ada TOD berbentuk pusat hunian seperti apartemen atau rumah susun, perkantoran, rumah sakit, sekolah sampai pusat perbelanjaan," ujar Sekretaris Perusahaan Adhi Karya, Ki Syahgolang Permata ditemui di sela tinjauan proyek LRT koridor Cibubur-Cawang, Rabu (17/8/2016).

Keberadaan TOD ini kata dia, akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat agar mau berpindah dari semula menggunakan kendaraan pribadi menjadi menggunakan kendaraan umum khususnya LRT ini.

"Ini sesuai arahan Presiden Jokowi (Joko Widodo). Agar orang turun dari LRT bisa langsung ketemu misalnya pusat perbelanjaan atau yang lainnya. Sehingga mereka mau pakai LRT," sambungnya.

Untuk memudahkan akses masyarakat sendiri, masing-masing TOD akan dilengkapi dengan fasilitas parkir kendaraan hingga tempat ibadah dan terkoneksi dengan moda transportasi umum lain di bawahnya. Untuk tahap pertama, akan dikembangkan TOD di sekitar 17 stasiun LRT pada tiga koridor sekaligus yang saat ini proses pekerjaannya sedang dilakukan.

Untuk memuluskan proyek tersebut, Adhi Karya menyiapkan dana awal sekitar Rp 1,3 triliun.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...