Proyek Menggiurkan di Atas Tanah Reklamasi

Proyek Menggiurkan di Atas Tanah Reklamasi

Jumat, 8 Apr 2016 | 09:35 | Rusmanto
WinNetNews.com - Sebanyak 17 pulau buatan di Teluk Jakarta tentu menjadi lahan yang sangat menggiurkan bagi banyak pihak. Lahan itu bisa dimanfaatkan seiring sempitnya ruang di daratan di Jakarta.

Nah, bagaikan peribahasa 'ada gula, ada semut', proyek reklamasi menjadi magnet bagi para pengusaha. KPK pun tak menutup mata akan hal tersebut.

"Jadi gini. Kan di sana nanti tidak hanya orang mau menguruk aja kan. Di situ juga banyak orang-orang juga kan. Di situ kan ada kepentingan, mendirikan hotel, mendirikan ini, tapi kan dia (big boss) yang menjadi ini nih (yang megang)," ucap Wakil Ketua KPK Saut Situmorang di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (7/4/2016).

"Di atas tanah itu kan segala kemungkinan bisa. Bikin judi di masa depan, bikin rumah, bikin ruko, bikin apartemen, tempat hiburan," ujar Saut menambahkan.

Hanya saja Saut tidak mengungkap tentang siapa-siapa saja yang berkepentingan di atas tanah itu. Yang pasti, pengembang nantinya akan menawarkan sejumlah fasilitas dan apa saja yang dapat dibangun di atas pulau buatan itu.

Namun, Saut berpendapat bahwa apabila reklamasi dilakukan seharusnya melihat kondisi lingkungan juga. Dia mencontohkan ketika proyek Hambalang dipaksakan dan akhirnya membuat proyek itu terbengkalai.

Terlepas dari itu, sengkarut Raperda yang di dalamnya tercantum tentang reklamasi itu telah membuat KPK menangkap 3 orang. Ketiganya pun telah ditetapkan sebagai tersangka.

Adalah M Sanusi selaku Ketua Komisi D DPRD DKI dan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land (PT APL) Ariesman Widjaja serta Trinanda Prihantoro selaku Personal Assistant di PT APL. M Sanusi ditangkap pada Kamis (31/3) dengan sangkaan menerima suap sebesar Rp 2 miliar yang diberikan dalam 2 termin dari PT APL.

disadur dari situs detik news

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...