PSHK: Tulisan Haris Azhar Bukan Tindak Pidana

PSHK: Tulisan Haris Azhar Bukan Tindak Pidana

Minggu, 7 Agt 2016 | 19:15 | Zaenal Arifin
 Jakarta, Winnetnews.com - Peneliti Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) Miko Ginting berpendapat, penyebaran tulisan Koordinator Kontras Haris Azhar, bukan merupakan tindak pidana.

Miko menilai, justru tulisan Haris itu dilakukan untuk kepentingan umum, sehingga penerapan delik penghinaan atau pencemaran nama baik tidak tepat dilakukan.

"Penerapan delik penghinaan maupun pencemaran nama baik tidak tepat dan dapat berujung pada kriminalisasi," ujarnya di Jakarta, Minggu (7/8/2016).

Menurut Miko, delik penghinaan atau pencemaran nama baik setidak-tidaknya harus memenuhi unsur menyerang nama baik atau kehormatan, menyasar orang atau pribadi dan dilakukan bukan untuk kepentingan umum.

Ketiga unsur tindak pidana itu tidak terpenuhi dalam keterangan yang ditulis Haris Azhar dan beredar di media sosial. Tulisan Haris sama sekali tidak memuat penghinaan atau pencemaran nama baik, tidak menyebut orang atau pribadi dan dilakukan untuk kepentingan umum.

Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar dilaporkan ke polisi setelah tulisannya yang memuat pengakuan terpidana mati Freddy Budiman yang menceritakan keterlibatan aparat negara dalam bisnis narkoba beredar di media sosial.

Freddy Budiman sendiri telah dieksekusi mati di Lapangan Tembak Tunggal Panaluan, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jumat (29/7) dini hari bersama Seck Osmani (Senegal), Humprey Eijeke (Nigeria) dan Michael Titus (Nigeria).

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...