Psikolog Antonia beberkan kondisi Jessica, miliki sifat Amorous Narcissists

Psikolog Antonia beberkan kondisi Jessica, miliki sifat Amorous Narcissists

Senin, 15 Agt 2016 | 21:10 | Rike
WinNetNews.com-Psikolog klinis Antonia Ratih membeberkan kondisi psikologis dari Jessica Kumala Wongso sewaktu ia bertindak sebagai saksi ahli di sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Senin, 15 Agustus 2016.

Ketika Antonia memeriksa psikologi Jessica pada saat penyidikan oleh polisi pada Februari lalu. "Lewat beberapa tes, dari hasil tes menggunakan teori (Theodore) Millon, adalah yang paling dominan, menunjukkan hasil kebutuhan pemujaaan, perhatian," ucap Antonian. Ia menyebut Jessica memiliki sifat amorous narcissists. Sifat amorous narcissists dikemukakan psikolog Theodore Millon. Dari catatan ketua majelis hakim Kisworo, ada delapan poin utama yang mengindikasikan seseorang memiliki sifat ini. Jessica, menurut Antonia, memiliki sifat dominan di empat poin, yaitu poin 3, 5, 6, dan 7. Poin tiga mengatakan bahwa terdapat kecenderungan ketidakpuasan pada ketulusan yang diberikan seseorang. Padahal ketulusan itu susah payah mereka dapatkan.

"Dalam hubungan asmara, ada pertanyaan bila hubungan berakhir, saat kami tanyakan, seakan tak apa-apa. Tapi dengan pernyataan lainnya tidak sinkron," jelas Antonia. Sedang pada poin ke-5, disebutkan sifat ini memiliki kecenderungan meninggalkan pasangan jika sudah mendapatkannya. Jessica pun disebut menonjol di pon ke-7.Poin itu mengatakan pemilik sifat ini sering kali memakai kebohongan yang rumit sewaktu akan mengganti hubungan dengan yang lain. Kemudian nomor 6 adalah adanya sikap tak mau berubah jika mendapat konfrontasi atau pun kritik dari orang lain. Pemilik sifat ini, terang Antonia, cenderung berpikir bahwa kritik dan konfrontasi merupakan bentuk iri hati orang lain.

Kesimpulan ini diambil Antonia usai memeriksa Jessica selama enam jam. Prosesnya melibatkan wawancara, yang mencangkup tentang keluarga, latar pendidikan, pertemanan, hubungan asmara, pekerjaan, sosial media, kebiasaan sehari-sehari. "Kami juga dapat tentang cerita sehari-hari yang berasangkutan. Dari sana kami tarik kesimpulan tersebut," tutur Antonia.


TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...