PSK Eks Kalijodo Menjamur, Warga Minta Limus Nunggal Ditutup

Redaksi WinNetNews
Minggu, 06 Maret 2016 12:10 WIB
Oleh Redaksi WinNetNews pada Minggu, 06 Maret 2016 12:10 WIB
Image PSK Eks Kalijodo Menjamur, Warga Minta Limus Nunggal Ditutup

Winnetnews.com - Warga dan tokoh agama di Desa Limus Nunggal, Cileungsi, Kabupaten Bogor gerah dengan adanya kabar pekerja seks komersial (PSK) yang merupakan eksodus dari Kalijodo, Jakarta Utara membanjiri wilayah mereka.

Mereka menggelar aksi penolakan PSK yang kerap kali menjajakan tubunya dilingkungan sekitar. Dalam aksinya warga memasang beberapa spanduk penolakan di gang tempat prostitusi di Desa tersebut di antaranya Blok Anggrek, Blok UPS, Blok Pule, Blok Cokelat dan Blok Ceri yang dikawal jajaran Polsek Cileungsi.

Sayangnya, aksi ini tak ada satupun dari aparat Kecamatan Cileungsi. Menurut warga Limus Nunggal yang juga Ketua LSM 1 Suara Timur Alhafis Rana aksi ini merupakan simbol penolakan adanya kemaksiatan di desa Limus Nunggal terutama prostitusi yang marak di desa ini dan sebagai bentuk dorongan pada Bupati Bogor Nurhayanti agar segera menutup lokalisasi tersebut.

“Kami warga Desa Limus Nunggal menolak adanya kemaksiatan baik prostitusi, miras dan perjudian dilingkungan ini. Apalagi Kabupaten Bogor merupakan Bumi Tegar Beriman,” katanya.

Mereka Bupati Bogor segera turun tangan menyelesaikan masalah lokalisasi ini, karena semakin lama jumlahnya semakin banyak apalagi sejak adanya penutupan Kalijodo.

Kontributor:Areinta

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Baru Pindah ke Juventus, Ronaldo Kembali Bikin Rekor Baru

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.