PT KCJ Pesan 60 Rangkaian Kereta

Fellyanda Suci Agiesta
Jumat, 29 Juli 2016 12:25 WIB
Oleh Fellyanda Suci Agiesta pada Jumat, 29 Juli 2016 12:25 WIB
Image PT KCJ Pesan 60 Rangkaian Kereta

WinNetNews.com - Enam Puluh rangkaian kereta akan tiba di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat, 29 Juli 2016. 30 rangkaian kereta merupakan pesanan dari  PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) Jumat sore, 29 Juli 2016.

“Proses unloading kereta akan langsung dilakukan hari ini sekitar pukul 15.00,” kata Kepala Humas PT KCJ Eva Chairunnisa dalam keterangan tertulis, Jumat, 29 Juli 2016.

Kereta ditambah bertujuan untuk menambah kapasitas angkut.  Eva mengatakan jenis kereta yang datang merupakan KRL seri 6000 dari Tokyo Metro Jepang. KRL tersebut menggunakan teknologi Voltage Variable Frequency (VVVF). Indonesia, kata Eva, pernah membeli 12 rangkaian kereta berjenis sama sebelumnya pada 2011. “Hingga kini, PT KCJ juga masih mengoperasikan KRL seri 6000 ini,” ujar Eva.

Namun ada perbedaan teknologi antara KRL seri 6000 yang dibeli pada 2011 dan tahun ini. “Teknologi seri tahun ini lebih hemat energi listrik dan membuat akselerasi KRL lebih halus,” tutur Eva.

60 KRL memiliki 10 dan 12 rangkaian kereta. Ini diharapkan bisa mengangkut lebih dari 200 ribu penumpang setia Commuter Line jabodetabek. 

Sejak 2009, PT KCJ rutin menambah armada baru. Pada 2009, jumlahnya sebanyak delapan unit. Tahun berikutnya melonjak hingga 110 unit. Pada 2011, pengadaan kereta sebanyak 100 unit, 2012 sebanyak 90 unit, 2013 sebanyak 180 unit, 2014 sebanyak 176 unit, dan 2015 sebanyak 120 unit.

 

Waspadai Bumbu Masakan Ini
Rizal Ramli Klaim PT PLN Merugi Karena Jokowi Tidak Mendengarkan Nasihatnya

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.