PT.KAI Akan Kerahkan 35 Kereta Untuk Angkut Sepeda Motor Pemudik Gratis

PT.KAI Akan Kerahkan 35 Kereta Untuk Angkut Sepeda Motor Pemudik Gratis

WinNetNews.com -PT KAI melakukan kerja sama dengan Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) jalankan program layani angkutan sepeda motor pemudik gratis dengan KA di lintas utara dan selatan.

Menurut Executive Vice Manager PT KAI Daop 4 Semarang, Andika Tri Putranto, guna fasilitasi penyelenggaraan angkutan motor gratis ini PT KAI mengerahkan 35 kereta bagasi."Rincianannya 14 kereta bagasi untuk lintas utara, 14 kereta bagasi untuk lintas selatan I, dan 7 kereta bagasi untuk lintas selatan II, dengan target kapasitas angkut sebesar 15.834 motor, meningkat dari 2015 yang hanya berkapasitas angkut 9.900 motor," terangnya, Kamis (12/5/2016).Dia jelaskan, kereta api angkutan motor gratis ini bakal dioperasikan dalam waktu enam hari saat arus mudik, yaitu mulai 28 Juni hingga 3 Juli 2016 dan selama tujuh hari operasi ketika arus balik mulai 10-16 Juli 2016.

KA itu akan berhenti di sejumlah stasiun di antaranya, untuk jalur lintas utara keberangkatan dari Stasiun Jakarta gudang tujuan Surabaya Pasarturi akan berhenti di Stasiun Prujakan Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang tawang, Ngrombo, Cepu, Bojonegoro, dan Babat.Sementara, sedangkan untuk lintas selatan I keberangkatan dari Stasiun Jakarta gudang tujuan Stasiun Kutoarjo akan berhenti di stasiun Purwokerto, Kroya, Gombong, Kebumen, dan Kutoarjo. "Untuk Lintas selatan II keberangkatan Stasiun Jakarta gudang-Stasiun Kediri dengan pemberhentian di Lempuyangan, Klaten, Solojebres, Madiun dan Kertosono," tambahnya. Menambahkan Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang Gatut Sutiyatmoko, untuk masyarakat wilayah Semarang yang berminat, sudah bisa mendaftarkan motornya secara gratis di Stasiun Semarang Tawang melalui ekspedisi PT Lintas Nusantara Perdana.

Dia sebutkan, program motis atau motor gratis ini cukup fleksibel, sebab cukup tunjukkan bukti tiket moda kereta api, bus, dan pesawat sudah dapat menikmati fasilitas ini. Dengan syarat tiket sesuai dengan KTP si pemudik, dan nanti saat mengambil motornya harus sesuai dengan yang menyerahkan tak boleh diwakilkan."Karena program ini memang sasaran utamanya adalah pemudik, yang bertujuan untuk mengurangi beban jalan raya dan mengurangi angka kecelakaan saat musim mudik atau arus balik," lanjut Gatut.

Sumber&foto:sindonews.com