Puluhan Pohon di Inggris Dibungkus Jaring, Ini Alasannya
Pohon dibungkus jaring (Bav Media)

Puluhan Pohon di Inggris Dibungkus Jaring, Ini Alasannya

Rabu, 11 Sep 2019 | 15:21 | Nurul Faradila

Winnetnews.com - Pohon-pohon yang memiliki daun-daun yang hijau dan terdapat di sepanjang jalan bisa memanjakan mata orang yang melihatnya. Namun, sebuah pemandangan berbeda terlihat di beberapa sudut Guildford, Surrey, Inggris.

Pepohonan yang ada di sepanjang jalan tersebut nampak tertutup sepenuhnya oleh jaring-jaring.

Ternyata, hal itu terjadi dengan tujuan untuk mencegah burung membuat sarang di pohon dan bisa membuat warga marah.

Warga sekitar kerap kali marah dan menganggap kalau burung-burung yang bersarang di pohon merupakan sesuatu yang menjijikan dan memuakkan.

Di sekitar daerah Guilford itu nampak 11 pohon yang tertutup kelambu yang diperuntukkan bagi 191 rumah.

image0

Sedangkan di Stratford, seluruh semak-semak ditutupi oleh kain hijau di area terbuka yang disediakan untuk pembangunan 270 rumah.

Seorang naturalis dan penyiar, Chris Packham, mengatakan kalau peristiwa ini merupakan sesuatu yang mengerikan dan antitesis dari segala sesuatu yang diperjuangkan konservasi.

Royal Society for Protection of Birds mengatakan, Inggris telah kehilangan lebih dari 40 juta burung dalam waktu 50 tahun terakhir. Saat ini, mereka telah meminta pemerintah untuk mengatasi masalah ini.

Sementara itu, di Birmingham, pohon-pohon di taman ritel Solihull juga tertutup jaring dan membuat penduduk menjadi geram.

image1

Seseorang menulis di Twitter, “Manusia berpura-pura mereka memiliki planet ini. Padahal, sebenarnya mereka menghancurkannya untuk diri mereka sendiri, untuk keturunan mereka dan untuk semua spesies lainnya.”

Anggota dewan Solihull Tim Hodgson juga mengatakan kalau dia khawatir akan melihat hal ini di seluruh negeri.

Ia menegaskan kalau jaring-jaring yang dipasang dan bertujuan untuk mencegah burung membuat sarang, merupakan suatu tindakan yang kejam dan seharusnya tidak terjadi.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...