Puluhan Ulama Jabar Nyatakan Diri Dukung Jokowi
Sumber foto : Istimewa

Puluhan Ulama Jabar Nyatakan Diri Dukung Jokowi

Kamis, 12 Apr 2018 | 07:13 | Oky

Winnetnews.com - Puluhan ulama Jawa Barat menyatakan dukungannya kepada Presiden Joko Widodo dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Hal itu disampaikan Rais Syuriah NU Kota Depok Zainuddin Maksum Ali dalam acara silaturahim antara Presiden dengan 95 ulama Jawa Barat.

"Ulama sampaikan, kalau Bapak (Jokowi) mencalonkan diri, kami siap dengan pesantren dan santri kami (mendukung)," kata Zainuddin di Kompleks Istana Bogor, Selasa (10/4).

Zainuddin turut menceritakan pembicaraan para ulama bersama Jokowi.

Presiden mengatakan ia biasa saja dalam menghadapi Pilpres mendatang. Terpilih kembali atau tidak, disebut Jokowi merupakan rencana Allah.

Jokowi, kata Zainuddin, juga menyampaikan jika memang pemerintahan lima tahun ini berhasil dan didukung banyak pihak maka ia siap kembali bertarung tahun depan.

"Kalau saya tak dikasih [jadi] Presiden tidak masalah. Kalau jadi, saya sanggup. Andai ulama dukung saya, saya siap. Tapi saya tak berambisi menjadi presiden," ujar Zainuddin mengutip Jokowi.

Kepada Jokowi, Zainuddin menuturkan ulama siap mendukung sebab banyak kontribusi yang dilakukan pemerintahan kali ini kepada mereka dan pondok pesantren.

Salah satunya adalah penetapan hari santri untuk pertama kalinya sejak Indonesia merdeka. Kebijakan lainnya adalah pelibatan pondok pesantren menggerakkan perekonomian rakyat melalui Bank Wakaf Mikro.

"Ini kan nyata. Karena itu kami 100 persen dukung beliau [Jokowi] kalau mencalonkan diri," tuturnya.

Selain dukungan jelang Pilpres, ia berkata ulama Jawa Barat juga akan membantu pemerintah mendinginkan suasana jelang pemilihan umum (Pemilu) seperti yang diinginkan Jokowi.

Dukungan diberikan agar Indonesia yang memiliki masyarakat beragam latar belakang suku dan agama tidak terpecah belah karena perbedaan pilihan politik.

"Jangan sampai NKRI bubar. Ada yang prediksi Indonesia bubar 2030. Selama ada ulama, Indonesia mustahil bubar bahkan sampai 2100. Selama ada ulama dan umara [pemimimpin]. Indonesia tidak bubar," ucap Zainuddin.

Menunggu Pilkada Usai

Zainuddin juga menyebut salah satu topik lain yang dibahas dengan Jokowi adalah momen pengunumuman pasangan petahana itu di Pilpres 2019.

"Nanti menunggu setelah Pilkada beliau menyampaikan tentang posisi presiden dan wakil presiden," kata Zainuddin.

Pilkada tahun ini akan serentak dilakukan di 171 daerah pada 27 Juni. Sementara itu, rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara diadakan pada 9 Juli.

Ulama, kata Zainuddin, dalam pertemuan tadi menyarankan pendamping Jokowi berasal dari unsur ulama yang memiliki basis suara.

"Yang bisa mengangkat suara Jokowi. Jangan sekadar ulama, tapi ulama yang memang bisa mewarnai nusantara," tutur Zainuddin.

Mendengar hal itu, Jokowi disebut Zainuddin hanya tertawa dan meminta semua pihak bersabar karena semuanya masih dalam tahap penjaringan.

Sebelumnya, Presiden Jokowi juga kerap mengatakan tim internalnya dan partai politik pendukung masih menggodok nama-nama calon pendamping dirinya. Ia pun mempersilahkan mereka mengajukan nama-nama calon pendampingnya. 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...