Putin Lebih Kaya Dari Yang Dikira

Putin Lebih Kaya Dari Yang Dikira

Sabtu, 30 Jan 2016 | 16:11 | Muhammad Takdir

WinNetNews.com - Sebuah program acara laporan dan investigasi BBC bertajuk Panorama menyebut bahwa kekayaan Presiden Rusia Vladimir Putin berkisar sebesar US$ 40 miliar. Namun bisa jadi angka kekayaan Putin jauh lebih besar dari angka tersebut.

Pasalnya angka ini diperoleh dari sebuah laporan rahasia badan intelijen Amerika Serikat CIA, yang melansir bahwa kekayaan Putin pada tahun 2007 adalah sebesar US$ 40 miliar.

Adam Szubin, yang bertindak mewakili Kementerian Keuangan Amerika Serikat tidak memberikan komentar, dan juga tidak membantah ketika dikonfirmasi BBC dalam program Panorama, terkait laporan CIA mengenai kekayaan Putin tersebut. Bahkan ia mengatakan bahwa Putin telah mengumpulkan kekayaannya secara diam-diam.

“Ia bisa jadi menerima gaji negara atau semacamnya sekitar US$ 110.000 per tahun. Itu bukanlah pernyataan yang akurat dari kekayaan dia, dan dia sejak lama berlatih dan mempraktikkan langkah-langkah bagaimana menyembunyikan kekayaannya yang sebenarnya,” ujar Szubin kepada BBC, Senin 25 Januari 2016.

Dalam kesempatan wawancara tersebut, Szubin juga mengatakan bahwa Presiden Rusia tersebut telah melakukan tindak korupsi, dan pemerintah AS telah mengetahuinya “selama bertahun-tahun lalu”.

 

“Kami melihat ia memperkaya teman-temannya, sekutu dekatnya, atau memarginalkan mereka yang ia tak pandang sebagai teman dengan menggunakan aset negara. Apakah itu kekayaan energi Rusia, atau berupa kontrak-kontrak ia arahkan ke mereka yang ia yakini akan mengabdi padanya, dan itu tidak termasuk mereka yang tidak (ia percaya). Bagi saya itu gambaran korupsi,” ujar Szubin.

Sebelum wawancara ini dilakukan oleh BBC Panorama, sejumlah pejabat pemerintah AS telah diajak untuk menjadi nara sumber, namun sebagian besar mereka ragu untuk diwawancarai seputar kekayaan Putin. Namun Szubin bersedia untuk dijadikan nara sumber dalam acara bertitel Panorama tersebut.

Pihak Kremlin sendiri membantah tuduhan tersebut. Pada tahun 2008 lalu Presiden Putin pernah secara personal mengomentari sebuah klaim yang menyebut dirinya adalah orang terkaya di Eropa. "Itu benar-benar sampah,” kata Putin saat itu.

Sejumlah sumber yang pernah menjadi orang dalam di Kremlin mengaku pada acara Panorama bahwa mereka adalah salah satu pihak yang pertama kali mengetahui soal kekayaan rahasia Vladimir Putin.

Dmitry Skarga, yang pernah memimpin perusahaan perkapalan milik pemerintah Rusia, Sovcomflot, mengaku pernah mengurus pengalihan sebuah kapal pesiar atau 'yacht' senilai US$ 35 juta untuk Putin. Skarga mengatakan, kapal pesiar sepanjang 57 meter bernama Olympia itu merupakan pemberian dari pemilik klub sepak bola Chelsea yang juga asal Rusia, Roman Abramovich.

 

"Jelas bahwa Abramovich lewat pegawainya, mengirimkan sebuah 'yacht' kepada Putin," ujarnya. "Saya berada di atas dek 'yacht' tersebut pada akhir Maret tahun 2002, di Amsterdam. Dan ada perwakilan dari Abramovich… Ia mengatakan bahwa Roman adalah pemilik dari yacht tersebut."

Masih menurut Skarga, Olympia diberikan kepada Presiden Putin melalui sebuah perusahaan “offshore”. Skarga mengaku sempat menjadi bagian dari manajemen yang mengelola yacht tersebut, sekaligus menyiapkan laporan terkait biaya-biaya untuk mengoperasikannya.

"Yacht tersebut dirawat dan dibayarkan biaya operasinya dari uang negara.” Keberadaan yacht tersebut dibiarkan tersembunyi dan dirahasiakan, karena menurut Skarga yacht tersebut dimiliki secara pribadi oleh Putin ketimbang sebagai aset milik negara.

Saat Panorama mengkonfirmasi pernyataan Skarga kepada Abramovich seputar pemberian yacht tadi, pengacara Abramovich menyebut bahwa pernyataan tersebut hanyalah sekulasi dan rumor. Sementara itu Presiden Putin menolak diwawancarai program Panorama.

(seperti dilansir dari Berita Satu)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...