Putusan PDIP Bakal Kompak di MKD

Putusan PDIP Bakal Kompak di MKD

WinNetNews.com - Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mencopot salah satu kadernya sebagai anggota Mahkamah Kehormatan Dewan, Marsiaman Saragih, dua hari sebelum pengambilan putusan dugaan pelanggaran etika Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto.

Marsiaman yang sebelumnya sempat melontarkan MKD akan menjatuhkan sanksi ringan tersebut dilempar sebagai anggota alat kelengkapan dewan lainnya.

Marsiaman berdalih kalau pencopotannya tak berkaitan dengan proses sidang etik Setya Novanto. Namun, dia juga tak bisa menjelaskan fraksi berlambang kepala banteng tersebut ujug-ujug mencopot dirinya. Bahkan, alasan semula karena kerabat Marsiman meninggal berganti alibi dengan masa kerja di MKD yang sudah lama.

Soal putusan PDIP di MKD, menurut Marsiaman, penggantinya adalah Risa Mariska tak akan kesulitan menentukan pilihan soal ada atau tidaknya pelanggaran etik Setya Novanto. Pasalnya, ia mengatakan, putusan PDIP hari ini, Rabu, 16 Desember 2015, adalah komando utuh dari fraksi, bukan keputusan pribadi anggota MKD.

Marsiaman kini tak lantang menilai Setya Novanto telah melakukan pelanggaran etik dengan sanksi ringan yang bakal terakumulasi jadi sedang. Ia memilih normatif dengan klaim fraksi akan melihat lebih dulu seluruh bukti dan fakta persidangan.

"Entahlah, saya dengar ada kemungkinan diperpanjang putusannya ke hari Kamis," kata Marsiaman.

disadur dari situs tempo online