Putusan Tentang Pemulihan Nama Baik SetNov Harus Dikaji Lagi

Rusmanto

Dipublikasikan 5 tahun yang lalu • Bacaan 1 Menit

Putusan Tentang Pemulihan Nama Baik SetNov Harus Dikaji Lagi
mantan Ketua DPR RI

WinNetNews.com - Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) resmi memulihkan nama baik mantan Ketua DPR RI Setya Novanto atas kasus " Papa Minta Saham ". Usai dipulihkan nama baiknya, Novanto pun diisukan akan kembali memimpin DPR.

Peneliti Forum Masyarakat Perduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus mengatakan, keputusan MKD tersebut harus dikaji lagi. Alasannya, tidak sahnya alat bukti rekaman elektronik dalam proses persidangan MKD hanya berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi.

"Saya berpendapat, keputusan MKD yang memulihkan nama baik Novanto perlu di-review lagi. Alat bukti yang menjadi dasar pertimbangan disebut tidak sah berdasarkan keputusan MK," ujar Lucius, Kamis, 29 September 2016.

Padahal, kata Lucius, keputusan etik MKD terhadap Novanto harusnya tidak sebatas mengacu pada alat bukti rekaman saja. Ada saksi utama yang hadir dan mengonfirmasi rekaman tersebut.

"Saya kira, itu juga menjadi pertimbangan MKD saat itu, ketika memvonis Setnov. Jadi, jika satu alat bukti dianggap tidak sah, tak otomatis dugaan pelanggaran, atau keputusan pelanggaran menjadi hilang, atau terhapus," ujar Lucius.

Untuk itu, kata dia, perlu dikaji ulang keputusan MKD yang memulihkan nama baik Ketua Umum Partai Golkar tersebut. "Mesti dipertanyakan lagi pemulihan nama baik Setnov itu oleh MKD, sebelum berpikir mau mengambil alih lagi kursi Ketua DPR," kata Lucius.

Share This Story

RELATED ARTICLE

Loading interface...