Puty Revita Makin Tertutup, Dicoret dari Daftar Finalis Miss Indonesia

Puty Revita Makin Tertutup, Dicoret dari Daftar Finalis Miss Indonesia

WinNetNews.com - Kini Puty yang sudah dicoret dari daftar finalis itu juga makin tertutup.

Pencoretan Puty dari daftar finalis Miss Indonesia diumumkan pada Jumat (11/12) kemarin oleh Ketua Yayasan Miss Indonesia Lina Priscilla. Keputusan itu diambil setelah Yayasan Miss Indonesia mengikuti perkembangan kasus tersebut.

"Yayasan Miss Indonesia selaku pemegang hak cipta dari program pencarian bakat yang bernama Miss Indonesia, dengan ini mengambil keputusan bahwa Sdri. Puty Revita (selaku finalis Miss Indonesia 2014 yang mewakili provinsi Kalimantan Timur), dikeluarkan dari dalam daftar finalis Miss Indonesia 2014," demikian potongan pernyataan dalam surat keputusan tersebut.

image0

Perbuatan Puty dinilai sudah tidak sesuai dengan visi dan misi yang dimiliki Yayasan Miss Indonesia. Dia diamankan jajaran Bareskrim Polri bersama Nikita Mirzani dan dua muncikari di sebuah hotel di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (10/12) malam. Menurut polisi, Puty memiliki tarif Rp 50 juta sekali kencan.

Usai pemeriksaan, Puty dan Nikita dikirmkan ke santi sosial untuk mendapat pembinaan layaknya PSK yang terkena razia. Namun mereka hanya sebentar di sana untuk di data. Berbeda dengan Nikita yang santai wajahnya terekspos, Puty hadir di panti sosial dengan wajah serba tertutup.

Puty dan Nikita ditetapkan statusnya sebagai korban atas dasar hukum Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Sementara muncikari F dan O sudah menjadi tersangka dan bisa kena pidana. Puty dan Nikita akan menjadi saksi dalam pengembangan kasus tersebut.

image1

Setelah nama Puty mencuat ke permukaan akibat kasus ini, dia semakin tertutup. Akun Instagram-nya sudah di-private, dan nomor manajemen Puty sudah tidak bisa dihubungi.

Puty lahir pada 21 Februari 1992. Dalam video kontes kecantikan yang diikuti, Puty mengatakan memiliki tinggi badan 170 cm dan kuliah hukum di salah satu universitas swasta di Jakarta.