Rahasia Ibu di Jepang Saat Ajarkan Anaknya Makan. Awal Mula Anak di Sana Pintar dan Berumur Panjang
Foto: Istimewa

Rahasia Ibu di Jepang Saat Ajarkan Anaknya Makan. Awal Mula Anak di Sana Pintar dan Berumur Panjang

Senin, 15 Mei 2017 | 11:03 | Fellyanda Suci Agiesta

WinNetNews.com - Setiap ibu di dunia memiliki tips pengasuhan masing-masing, dan mungkin teruji dari seluruh dunia. Seperti ibu di Prancis telah mengajarkan kepada anaknya tentang pentingnya berbicara kepada anak-anak seperti orang dewasa untuk meningkatkan kedewasaan. Ibu-ibu di Belanda telah menunjukkan kegunaan rutin yang dapat diprediksi.

Tapi ketika harus mengeksplorasi apa yang memberi kontribusi pada kehidupan terpanjang dan gaya hidup paling sehat, kita melihat ke Jepang, apa yang sedang terjadi saat membesarkan anak-anak.

Jurnal medis Inggris The Lancet telah mengidentifikasi pengaturan makanan dan cara makan orang tua di Jepang sebagai salah satu alasan utama anak-anak Jepang memiliki harapan hidup tertinggi.

Seperti yang dikemukakan oleh Inc, anak-anak Jepang "dapat berharap untuk hidup sampai usia 73 tanpa penyakit atau cacat, dan memiliki harapan hidup secara keseluruhan sampai usia 80-an," sebuah peningkatan yang signifikan di atas rekan-rekan mereka di Amerika.

Untuk lebih memahami strategi pengasuhan yang dilakukan oleh ibu Jepang, Inc. mengetuk kebijaksanaan Naomi Moriyama, seorang penulis yang tumbuh di Jepang tapi sekarang tinggal di New York bersama suaminya William Doyle, yang dengannya dia menjadi rekan penulis Secrets of the World's Healthiest Anak-anak.

Seperti dikutip dari Mydomaine , inilah tiga aturan makan terpenting yang diajarkan ibu Jepang dengan anak-anak mereka:

1. Gunakan piring yang lebih kecil

Kontrol porsi adalah bagian penting dari makan secara sadar. Moriyama menulis, "Sediakan piring penyajian yang lebih besar untuk dipecah (letakkan di rak paling tinggi) dan sajikan makanan di piring yang lebih kecil, seperti salad, roti di piring" katanya.

2. Libatkan anak-anak dalam memasak dan persiapan.

Melibatkan anak-anak dalam bagian dari proses ini dapat meningkatkan apresiasi mereka terhadap makanan, dan menanamkan kebiasaan sehat sejak dini. Banyak keluarga Amerika makan di perjalanan atau di depan televisi. Buatlah waktu makan sebagai pengalaman dengan menyiapkan makanan bersama dan duduk sebagai keluarga. "Mengkonsumsi makanan bersama keluarga adalah praktik yang dilakukan oleh banyak keluarga di seluruh dunia, termasuk di Jepang, semakin sulit untuk melakukannya," tulis Moriyama, "tapi ini adalah tujuan yang patut diupayakan, karena potensi manfaat kesehatan bagi anak-anak muncul. Menjadi besar." katanya.

3. Pilihlah makanan berserat rendah yang sehat.

Meskipun kamu tidak perlu menerapkan diet Jepang untuk mendapatkan keuntungan kesehatan, kamu bisa mendapatkan isyarat dari jenis makanan yang mereka sajikan. "Sajikan lebih banyak makanan nabati seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan lemak sehat," tulis Moriyama, "seperti ikan sehat kaya omega 3, dan makanan olahannya sedikit ditambah gula dan garam tambahan. Kalori yang relatif rendah, nutrisi tinggi, dan pengisian makanan yang lebih efisien dengan menurunkan kalori atau 'kalori per gigitan.' " katanya.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...