Raja dan Sultan Dimasukan ke Unit Kerja Presiden Jokowi?

Cindy Cesilia
Cindy Cesilia

Raja dan Sultan Dimasukan ke Unit Kerja Presiden Jokowi? Foto:Istimewa

WinNetNews.com-  Dalam pertemuan yang dilakukan Presiden Jokowi dengan para Raja dan sultan se Indonesia hari ini untuk bersilaturahim. Selain itu, di Istana Kepresidenan Bogor, memberikan masukan untuk pemerintah. Mereka ingin dilibatkan langsung dalam pengambilan keputusan.

Jokowi tidak menyampaikan pidato. Namun ia ingin mendengar berbagai keluhan para raja dan sultan tersebut. Sultan Kepakisan Pernong di Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak, yang berada di Batu brak, Provinsi Lampung, Brigjen Pol (Purn) Edward Syah Pernong tampil menyampaikan masukannya.

Ia mengatakan, Indonesia bermula dari kumpulan kerajaan. Yang kemudian merelakan rakyatnya untuk bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Maka menurutnya, perlu untuk dipertimbangkan oleh Presiden Jokowi, agar membentuk unit kerja presiden yang khusus mewadahi para raja dan sultan.

"Kami mengharapkan keraton ada dalam unit kerja presiden. Sehingga setiap hari kami bisa interaksi," kata Edward, di Istana Bogor, Kamis 4 Januari 2018.

Ada beberapa masukan dari para raja dan sultan seluruh Indonesia. Masukan itu terbagi dalam tiga, yakni jangka pendek, jangka sedang, dan jangka panjang.

Untuk jangka pendek, Edward mengatakan agar raja dan sultan dilibatkan dalam Unit Kerja Presiden (UKP). Tujuannya agar persoalan di bawah yang berkenaan langsung dengan rakyat bisa terselesaikan.

Untuk jangka panjang, kata Edward, saat ini kondisi kekeratonan sebagian besar memprihatinkan, bahkan ada yang diberi garis polisi. 
 

Apa Reaksi Kamu?