Ramai Wiranto Diserang, Begini Penanganan Pertama untuk Korban Luka Tusuk

Amalia Purnama Sari
Amalia Purnama Sari

Ramai Wiranto Diserang, Begini Penanganan Pertama untuk Korban Luka Tusuk Wiranto diserang (foto: Detik)

Winnetnews.com - Beberapa jam lalu Menko Polhukam Wiranto diserang oknum tidak dikenal dengan senjata tajam saat sedang melakukan kunjugan di Pandeglang, Banten. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, kejadian tersebut terjadi saat Wiranto baru saja keluar dari dalam mobil.

Tidak hanya Wiranto. Seorang polisi dan ajundan yang berada di dekat Wiranto juga mengalami luka. Wiranto sendiri dilarikan ke Rumah Sakit Gatot Soebroto dan ditempatkan di Unit Gawat Darurat. Menurut keterangan rumah sakit, Wiranto mengalami luka perut di bagian kiri.

Dilansir dari First Aid for Life, berikut adalah beberapa cara yang dapat kamu lakukan jika melihat korban penusukan di depan matamu.

Pertama, hal yang perlu kamu ingat adalah membaringkan korban pada posisi yang paling tepat. Jika korban menunjukkan tanda-tanda pusing dan syok awal, kamu harus angkat kaki mereka. Kedua, periksa luka untuk menilai seberapa luas pendarahan, sumber pendarahan, dan apakah ada benda asing yang masih tertinggal di dalam luka tusukan. Jika masih ada benda di dalam daging, jangan coba untuk melepaskannya karena hanya akan menyebabkan pendarahan bertambah hebat,

Ketiga, berikan tekanan langsung untuk mencoba mengendalikan pendarahan. Jika pendarahan terkontrol dengan tekanan ini, kamu bisa menahan tekanan tersebut selama 10 menit karena ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Terakhir, ketika pendarahan sudah bisa terkontrol, balut luka-lukanya melalui balutan pertama. Kemudian tambahkan balutan lagi di atasnya. Jika dirasa darah masih merembes hingga balutan kedua, kamu harus pertimbangkan cara lain untuk menghentikan pendarahan.

 

Apa Reaksi Kamu?