Ratusan Jamaah Haji WNI Tertahan di Filipina

Ratusan Jamaah Haji WNI Tertahan di Filipina

Minggu, 21 Agt 2016 | 16:36 | Fellyanda Suci Agiesta
WinNetNews.com - 177 jemaah haji Warga Negara Indonesia (WNI)masih tertahan di Filipina. Ratusan WNI tertahan di Filipina saat akan terbang ke Arab Saudi karena paspor yang mereka pegang ternyata palsu.

Wakil Menteri Luar Negeri RI A.M Fachir mengemukakan pihaknya akan menangani persoalan ini . "Ya tentu verifikasi, validasi, dan berbagai macam yang dilakukan, apakah itu menyangkut ketentuan perundang-undangan setempat di Filipina dan yang menyangkut juga ketentuan kita. Jadi kita harus kerja sama karena ini menyangkut warga negara kita, tapi kemudian juga terjadi di Filipina. Itu menyangkut juga ketentuan-ketentuan filipina," ujar Fachir.

Hal ini terjadi karena penumpukan calon jamaah haji yang ingin berangkat ke Tanah Suci. Kondisi ini dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab yang membuat paspor palsu dari Filipina.

"Jadi keinginan orang, minat orang untuk berhaji itu luar biasa sehingga banyak juga orang yang memanfaatkan itu untuk kepentingan ekonomi," tandasnya.

Atas dasar tersebut, lanjut Fachir, pihaknya akan berhati-hati dalam menangani kasus inj agar tidak ada WNI yang merasa dirugikan.

Sejumlah media Filipina melaporkan bahwa paspor palsu yang dipegang para WNI itu diperoleh dari sekelompok warga Filipina yang bekerja pada jasa layanan pemberangkatan ibadah haji di Filipina.

Dengan membayar 6.000 hingga 10.000 dolar Amerika Serikat (AS) mereka dapat berangkat haji yang menggunakan kuota cadangan yang diberikan pemerintah Arab Saudi kepada jemaah haji Filipina.

Ternyata, para anggota jemaah WNI itu diturunkan dari pesawat karena tidak bisa berbicara dalam bahasa Tagalog Filipina.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...