Ratusan Pohon Tebangan Monas Hilang, Pemprov DKI Lempar Tanggung Jawab
Ratusan sisa pohon yang ditebang hilang di kawasan Monas. [Foto: Netralnews]

Ratusan Pohon Tebangan Monas Hilang, Pemprov DKI Lempar Tanggung Jawab

Kamis, 6 Feb 2020 | 11:30 | Khalied Malvino

Winnetnews.com - Sisa pohon ditebang usai kawasan Monumen Nasional (Monas) direvitalisasi kini tidak diketahui keberadaannya. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pun berkelit dan saling lempar tanggung jawab soal keberadaan pohon sisa penebangan tersebut.

Kepala Seksi Pelayanan UPK Monas, Irfal Guci mengaku ratusan pohon itu dipindahkan ke gudang miliki dinas Pertamanan dan Hutan Kota.

"Pohonnya dibawa ke Gudang Sudin Kehutanan. Informasinya di Pulogadung, di Monas hanya ada ditinggal 7 potong pohon dengan panjang satu meter," kata Irfal, Rabu (5/2/2020) seperti dikutip CNNIndonesia.com.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Suzi Marsitawati membantah pohon sisa penebangan dibawa ke gudang miliknya. Ia mengatakan bahwa pelaksana berada di bawah naungan UPT Monas.

"Tidak benar (di gudang Pulogadung). Tanyakan saja kepada pelaksananya. Bukan tidak ada (di Kebon Bibit juga). (Pelaksana) UPT Monas," Kata Suzi.

"Tanyakan kepada UPT Monas sebagai pengelola Monas karena semua kewenangan ada di sana dan tanyakan kepada Citata sebagai perencana dan pelaksana kegiatan Monas," lanjut dia.

Saat dikonfirmasi, Kepala UPT Kawasan Monas, Muh Isa Sanuri menyatakan tidak tahu terkait penebangan pohon tersebut. Ia mengatakan bahwa proyek tersebut berada di bawah kewenangan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan DKI Jakarta.

"Wah saya gak tau (kemana pohon ditebang). Saya masuk Monas bulan November 2019 sudah seperti itu (ditebang). Coba tanya ke Dinas Citata, sebagai pelaksana," singkat dia.

Kepala Dinas Citata DKI Jakarta, Heru Hermawanto hingga Kamis (7/2/2020) belum memberi respons apapun terkait sisa pohon yang ditebang di kawasan Monas ini.

Sebelumnya diberitakan, ada sekitar 191 pohon yang ditebang untuk revitalisasi Monas. Setidaknya ada delapan jenis pohon yang sempat ditebang, beberapa di antaranya ialah Pohon Mahoni, Sawo Kecil, Glodokan Tiang, Trembesi dan Tabebuya.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah memastikan bahwa pohon Mahoni yang ditebang tidak dijual. Ia menyatakan ratusan pohon yang ditebang sudah tidak memiliki nilai.

"Enggak (dijual). Saya yakin enggak ada nilainya juga," tegas dia.

Saefullah juga memastikan bahwa penebangan pohon sudah dilakukan dengan sesuai prosedur. Penebangan pohon juga disertakan dengan Berita Acara Penebangan.

"Ada di Cipta Karya. Omongan angka itu saya kumpulkan dulu mana berita acara, itu jadi pegangan," tutup dia.

Hingga kini belum ada perkembangan lebih lanjut mengenai revitalisasi Monas. Pemprov DKI Jakarta juga sudah menghentikan proyek sementara menunggu revitalisasi mendapatkan restu dari pemerintah pusat.

Belakangan, kawasan Monas ditanam pohon baru jenis Pule. Rencananya penggantian pohon akan dilakukan tiga kali lipat dari total pohon yang ditebang.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...