Rayakan Pesta Untuk Mimpi Basah Pertama Putranya, Aktor Kang Sung Jin Dihujat Netizen Korea!
Foto: Koreaboo.com

Rayakan Pesta Untuk Mimpi Basah Pertama Putranya, Aktor Kang Sung Jin Dihujat Netizen Korea!

Jumat, 22 Mei 2020 | 18:30 | Nisa Diniah

Winnetnews.com -  Aktor Kang Sung Jin dan istrinya baru-baru ini menuai kritik tajam usai tampil dalam program JTBC "Normal Family". Pasalnya, Kang Sung Jin menggelar pesta untuk merayakan mimpi basah pertama putranya bernama Kang Min Woo.

"Emisi nokturnal tidak seharusnya memalukan. Itu harus dihormati dan dirayakan. Itu menunjukkan bahwa kamu sudah cukup dewasa sekarang dan kamu akan bertanggungjawab penuh atas tindakanmu," ujar Kang Sung Jin pada anaknya.

Kang Sung Jin lalu mengatakan pada putranya bahwa pemikiran ini berasal dari pakar seks populer Korea bernama Son Kyung Yi. Dia dikenal karena pendapatnya bahwa keluarga Korea harus bersikap terbuka dan nyaman ketika membicarakan kesehatan seksual.

image0
Son Kyung Yi via koreaboo.com

"Dia (Son Kyung Yi) mengatakan bahwa perempuan merayakan pesta setelah menstruasi pertama. Tapi anak laki-laki tidak benar-benar memiliki sesuatu untuk dirayakan. Jadi kami ingin mengucapkan selamat dan menghormati pertumbuhanmu dengan merayakan mimpi basah pertamamu," kata Kang Sung Jin.

image1
Foto: Koreaboo.com

Disisi lain, sang anak Kang Min Woo mengungkapkan bahwa dia merasa tidak nyaman pada awalnya. Tapi dia akhirnya menganggap hal itu sebagai pengalaman yang menyenangkan.

"Aku pikir aku mungkin orang pertama di kotaku yang telah mengadakan pesta ini," kata Kang Min Woo.

image2
Kang Kang Woo via Koreaboo.com

Para penonton mengaku kecewa pada program "Normal Family" dan Kang Sung Jin atas konten ini. Hingga saat ini, "Normal Family" atau Kang Sung Jin belum memberikan tanggapan mengenai kontroversi ini.

Sementara itu, netizen Korea melayangkan kritik tajam pada Kang Sung Jin setelah melihat ekspresi tidak nyaman Kang Min Woo. Tak sedikit netizen yang prihatin karena kemungkinan Kang Min Woo akan sangat malu dan diejek di sekolah karena ada banyak orang yang mengetahui tentang kehidupan pribadinya ini.

"Apakah mereka sadar bahwa remaja juga punya perasaan dan bisa merasa malu?," protes seorang netter.

"Berhentilah berpura-pura menjadi orang dewasa yang hidup dalam masyarakat yang berpikiran terbuka. Ini sama sekali bukan soal itu, ini sudah melewati batas," sahut netter lain.

"Wow... Maksudku, aku juga merayakan hal itu. Tapi untuk apa menunjukkannya di TV?," tambah netter lain.

"Aku tidak tahu, ini terasa seperti melecehkan garis batas bagiku. Bagaimana putranya harus berurusan dengan hal ini di usia pubernya?," ujar netter lain.

"Bisakah kamu bayangkan betapa banyak ejekan yang akan diterimanya di sekolah? Mereka akan menggodanya habis-habisan," sambung netter lain.

"Aku benar-benar berharap mereka sudah minta izin pada putranya untuk menayangkan ini di TV," komentar netter lain.

"Bocah yang malang. Aku harap ini tidak menjadi trauma yang tidak bisa diperbaiki baginya," pungkas netter lain.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...