Skip to main content

Realisasi Pembangunan Jaringan Kereta Api Barang Untuk Meningkatkan Produktivitas Pelabuhan

Realisasi Pembangunan Jaringan Kereta Api Barang Untuk Meningkatkan Produktivitas Pelabuhan
Realisasi Pembangunan Jaringan Kereta Api Barang Untuk Meningkatkan Produktivitas Pelabuhan

Jakarta, wingamers (15/9) - Rencana pembangunan jaringan rel KA khusus angkutan barang di Pelabuhan Tanjung Priok. Jakarta yang dulu sempat terkendala pembebasan lahan kini mulai menemui titik terang. Manajemen PT KAI menyatakan bahwa pihak KAI sudah mendapatkan kesepakatan dengan warga mengenai nilai ganti rugi pembebasan lahan. Sementara itu, PT KAI dan Pelindo II juga telah menyepakati perihal penyambungan jalur KA barang dari stasiun Pasoso ke Pelabuhan Tanjung Priok.

Agar rel kereta api barang dari stasiun Pasoso dapat terkoneksi dengan Pelabuhan Tanjung Priok, dibutuhkan sebanyak tujuh kavling yang saat ini masih merupakan milik warga setempat dan satu kavling yang merupakan rumah ibadah. Pihak KAI berharap proses pembebasan lahan akan rampung dikerjakan pada akhir september 2015.

Nantinya akses barang dari JICT ke CDP akan dikerjakan menggunakan skema B to B (Business to Business) oleh KAI. Jaringan rel ini direncanakan akan rampung pada akhir tahun dan mulai dioperasikan pada Febuari 2016 mendatang. Nantinya PT KAI akan menyiapkan 20 rangkaian yang mampu menampung 60 kontainer per satu rangkaian.

Proyek pembangunan kereta api menuju dermaga Pelabuhan Tanjung Priok merupakan satu dari tujuh cara Kemenko Maritim dan Sumber Daya menekan waktu inap kontainer (dwelling time) di Tanjung Priok.

Realisasi jalur itu, akan berdampak signifikan terhadap logistik nasional dengan volume ekspor impor yang diangkut sekitar 65 persen melalui Priok. Dengan turunnya presentase dwelling time diprediksikan akan mampu meningkatkan produktivitas pelabuhan.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top