Redam Demonstrasi di Hong Kong, China Siapkan Pengganti Carrie Lam

Khalied Malvino
Khalied Malvino

Redam Demonstrasi di Hong Kong, China Siapkan Pengganti Carrie Lam Pemimpin Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam. [Foto: Times Now]

Winnetnews.com - Setelah beberapa bulan masih didera aksi demonstrasi yang sangat besar, Pemerintah China berencana mengganti Pemimpin Eksekutif Hong Kong, Carrie Lam dengan kepala eksekutif sementara.

Melansir SINDOnews.com, dari sumber yang mengetahui kabar penggantian itu, Lam juga berencana mengakhiri masa jabatannya setelah Hong Kong dan dirinya menjadi bulan-bulanan massa pro-demokrasi yang menuntut pencabutan RUU Ekstradisi.

Lam selama ini menjadi sasaran kemarahan pengunjuk rasa saat China berupaya memperketat cengkeraman dan membatasi kebebasan publik di Hong Kong.

"Para pejabat di China ingin situasi stabil sebelum keputusan akhir dapat dibuat tentang perubahan kepemimpinan, karena mereka tidak ingin dianggap tunduk pada kekerasan," ungkap sumber itu pada Financial Times.

Surat kabar itu melaporkan, jika Presiden China Xi Jinping memutuskan terus melanjutkan rencana itu, pengganti Lam akan dipilih pada Maret 2020 dan melanjutkan masa jabatan Lam yang berakhir pada 2022.

Pada September 2019, untuk merespon laporan Reuters tentang rekaman saat Lam mengatakan dia akan mundur jika dia bisa, Lam menjelaskan dia tidak pernah meminta Pemerintah China untuk mengizinkannya mundur demi mengakhiri krisis politik di Hong Kong.

Seperti diketahui, ratusan ribu orang turun ke jalanan di Hong Kong sejak pertengahan Juni 2019 untuk menentang RUU Ekstradisi yang kini telah dicabut. Namun, pengunjuk rasa tetap turun ke jalanan karena semua tuntutan mereka belum terpenuhi, yakni menuntut Carrie Lam mundur dari jabatannya.

Akankah rencana keputusan Pemerintah China ini bakal terealisasi atau hanya untuk meredam aksi brutal dari massa pro-demokrasi?

Apa Reaksi Kamu?