Regulasi Baru Hiburan China, Penjualan Album K-Pop Diperkirakan Akan Turun Drastis
Foto: Pinterest.com

Regulasi Baru Hiburan China, Penjualan Album K-Pop Diperkirakan Akan Turun Drastis

Senin, 13 Sep 2021 | 15:36 | Nisa Diniah

Winnetnews.com -  Pemerintah China belum lama ini membuat aturan baru dalam upaya mengatur sektor industri hiburan mereka. Beberapa aturan baru yang dibuat yakni pemboikotan aktor bermasalah, penghapusan ranking popularitas selebriti, melarang fans menggalang dana, perang antar fandom, dan masih banyak lainnya.

Aturan baru tersebut membuat layanan streaming musik seperti QQ Music kabarnya akan membatasi pembelian musik digital. Satu pelanggan hanya dapat membeli satu album digital atau lagu yang sama.

Seperti diketahui, China merupakan salah satu pasar terbesar agensi-agensi hiburan Korea Selatan, di mana fans China disebut sebagai fans sultan karena kerap membeli album atau merchandise idol K-Pop dalam jumlah banyak.

Sehingga, hal ini diperkirakan akan memengaruhi tren penjualan album idol K-Pop di masa depan. Tidak mungkin banyak grup K-Pop menjual album sebanyak sebelumnya tanpa pembelian album grup dari fans China.

Menanggapi hal ini, Kedutaan Besar China di Korea Selatan baru-baru ini menjelaskan bahwa kebijakan baru tersebut tidak secara khusus ditujukan untuk memberikan sanksi kepada penyanyi K-Pop, tetapi untuk proyek mereka "淸朗" untuk membersihkan aktivitas fans yang tidak rasional di industri hiburan secara umum.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...