Relawan PMI Gendong Siswa SD Berangkat Sekolah

Relawan PMI Gendong Siswa SD Berangkat Sekolah

Selasa, 15 Mar 2016 | 06:43 | Rusmanto
WinNetNews.com - Belasan relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi mendatangi lokasi putusnya jembatan gantung di Kampung Cipiit, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Sukabumi, Jawa Barat, yang putus akibat meluapnya Sungai Cimea pada Jumat (11/3/2016).

PMI mendapat informasi jika ada puluhan warga dan belasan siswa Sekolah Dasar (SD) yang harus melalui tali sling besi bekas jembatan gantung yang terputus untuk mencapai kampung lainnya. Tali sling itu merupakan satu-satunya penghubung antara Kampung Cipiit dan Kampung Tanggeung.

"Hari ini ada beberapa relawan digerakkan untuk memberikan bantuan, ada sekitar 11 orang siswa yang harus menantang maut bergelantungan melewati tali sling bekas jembatan gantung yang terputus untuk mencapai sekolahnya," ujar Atep Maulana selaku Humas PMI Kabupaten Sukabumi, Senin (14/3/2016).

image0

Menurut Atep, bagi orang dewasa mungkin tak sulit untuk melintasi sungai tersebut, namun arus sungai cukup deras sangat membahayakan siswa SD yang akan melintas meski berpegangan pada tali sling.

"Akhirnya kami berinisiatif untuk menggendong mereka, karena saya dengar ada juga siswa yang terpaksa membolos karena takut untuk melintas. Kalau begitu kan kasihan juga ya," lanjut Atep.

image1

Sementara itu, Hermawan ketua RT 4 RW 6 menyebut jika ada 35 Kepala Keluarga atau 150 jiwa yang tinggal di Kampung Cipiit. Dari jumlah itu nyaris setengahnya yang setiap hari melintasi Sungai Cimea.

"Sungai Cimea meluap, besarnya arus membuat satu-satunya jembatan gantung disini putus. Saya sudah melaporkan kejadian ini ke pemerintah desa, kecamatan dan BPBD. Namun ternyata belum ada jawaban, saya inginnya segera dibangunkan jembatan sementara agar aktifitas warga kembali lancar," singkatnya.

disadur dari situs detik news

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...