(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Renault Bakal Berhenti Pasok Mesin untuk F1

Yudha Raditya
Yudha Raditya

Renault Bakal Berhenti Pasok Mesin untuk F1
Frankfurt - Carlos Ghosn, CEO Renault, mengonfirmasi bahwa mereka bakal berhenti memasok mesin untuk tim-tim Formula 1. Renault berencana berhenti begitu kontrak dengan tim-tim F1 yang masih berjalan saat ini habis.

Ghosn mengonfirmasi hal tersebut ketika menghadiri Frankfurt International Motor Show. Saat ini, Renault masih memasok mesin untuk dua tim, yakni Red Bull dan Toro Rosso. BBC menyebut, Renault masih memiliki kontrak dengan Red Bull hingga akhir musim ini.

"Kami sudah memberitahu para petinggi F1, jangan mengandalkan kami lagi sebagai pemasok mesin. Semuanya sudah selesai," ujar Ghosn.

Ada cerita getir di balik keputusan tersebut. Ghosn merasa, Renault tidak mendapatkan banyak kredit ketika Red Bull sukses. Tetapi, ketika performa mesin mereka buruk musim ini, Renault mendapatkan kritik keras.

"Sayangnya, ketika menjadi juara konstruksi, nama Renault tidak pernah disebut-sebut. Hanya tim yang disebut," ucap Ghosn.

"Kami merasa, apa yang kami dapat dari investasi di sini sangat lemah. Semuanya kemudian memuncak ketika teknologi berubah dan kami berpindah dari mesin V8 ke teknologi sekarang.

"Beberapa tim yang menggunakan mesin kami tidak beradaptasi dengan baik, dan mesinlah yang disalahkan ketika mereka tak bisa tampil dengan baik."

"Jadi, kami berada di dunia di mana ketika tim menang, kami tidak pernah disebut-sebut. Tetapi, ketika ada kesalahan, kamilah yang pertama kali disalahkan," kata Ghosn.

Red Bull sendiri sudah bersiap untuk mencari pemasok baru untuk tahun 2016. Kemungkinan Red Bull akan menggunakan Mesin Ferrari musim depan.

 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});