Resmi Ditutup, ini Kata Humas Exotic
Sumber : Istimewa

Resmi Ditutup, ini Kata Humas Exotic

Jumat, 20 Apr 2018 | 20:06 | Oky

Winnetnews.com - Diskotek Exotic tempat yang diduga meregang nyawa Sudirman (41) pada Minggu (1/4/2018) kini resmi ditutup Pempov DKI Jakarta.

Penutupan yang dilakukan oleh Satpol PP Provinsi DKI Jakarta ini berlangsung sekira pukul 08.00 WIB.

Kepala Humas Exotic, Tete Martadilaga mengungkapkan ada 300 pegawai yang kehilangan pekerjaan setelah diskotek berusia 20 tahun itu ditutup.

100 di antaranya merupakan pegawai lama yang sudah bekerja selama 15 hingga 20 tahun. Asal mereka pun beragam, ada yang memang berdomisili di kawasan Jabodetabek, namun ada juga yang merupakan perantau.

Selain membuat 300 pegawai kehilangan pekerjaan, menurut Tete penutupan Exotic juga merugikan masyarakat sekitar.

"Tempat hiburan ini bukan hanya menyangkut karyawan kita, ini menyangkut masyarakat sekitar. Pedagang-pedagang di sini, tukang parkir, ojek online, supir bajaj, mikrolet. Tapi apa mau dikata kalau keputusan Pemda DKI seperti itu," kata Tete, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (19/4/2018).

Dikatakannya, sejak tahun 2017, setelah BNN melakukan penggerebakan, pengelola Exotic telah mengantisipasi agar tidak ada pengunjung yang membawa narkoba.

Pemeriksaan dilakukan di pintu masuk Exotic. Pemeriksaan tersebut melarang pengunjung mengenakan jaket atau pun membawa tas.

Pengunjung yang membawa rokok pun turut diperiksa dengan cara melihat isi bungkus rokok milik mereka. Ini dilakukan untuk mengantisipasi ada atau tidaknya pengunjung yang menyimpan narkoba di dalam bungkus rokok.

Pun begitu, Tete mengaku pihaknya hanya bisa sebatas menjaga keamanan di area diskotek.

"Sulit mengawasi semuanya, kecuali ada alat pendeteksi, atau mungkin orang BNN ikut jaga di sini, bisa deteksi orang yang makai (narkoba) atau enggak. Kalau kita kan sebatas menjaga keamanan, untuk sejauh itu kita enggak mampu," ungkapnya.

TAGS:

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...