Restrukturisasi Maskapai Cathay Pasific

Rani
Rani

Restrukturisasi Maskapai Cathay Pasific

Jakarta, WinGamers - Menghadapi persaingan bisnis yang semakin ketat, maksapai penerbangan di seluruh dunia melakukan rekstrukturisasi pesawat. Pesawat-pesawat yang boros bahan bakar mulai ditinggalkan, dan digantikan dengan pesawat berbadan lebar yang lebih hemat energi.

image0

Pesawat Cathay Pasific (WinGamers/Bing)

Salah satunya Cathay Pasific, maskapai penerbangan yang bermarkas di Hongkong. Dilansir dari harian kompas, perusahaan yang mengangkut 25000 penumpang setiap hari tersebut telah memesan 71 pesawat baru hingga 2024. Pesawat Airbus A340-300s dan Boeing 747-400s akan dipensiunkan hingga akhir dekade ini.

Serah terima pesawat Boeing 777-300ES milik Cathay Pasific telah dilakukan pada Sabtu (25/9) di markas Boeing, Seattle, Amerika Serikat. Pesawat bermsin ganda tersebut merupakan pesawat Boeing 777 ke-70 yang dimiliki oleh maskapai Cathay Pasific. Pesawat tersebut diserahkan oleh Wakil Presiden dan General Manager Boeing 777 ELizabeth Lund.

Selain persaingan dalam hal pelayanan, maskapai penerbangan juga dihadapkan pada persaingan dalam menekan biaya bahan bakar. Selain hemat bahan bakar, pesawat Boeing 777-300 ES juga mampu mengurangi kebisingan dan emisi hingga 28%. Pesawat bermesin ganda ini mampu mengangkut penumpang lebih banyak hingga 350-400 orang penumpang.

Hingga tahun 2024 Cathay Pacific akan menambah armadanya dengan 71 pesawat baru. Sampai dengan saat ini pesawat yang sudah dipesan antara lain, 21 pesawat Boeing 777-9xs, 22 pesawat Air-bus A350-900, 26 pesawat A350-1000, serta 1 pesawat Boeing 747-8fs.

Sementara itu, salah satu maskapai penerbangan yang juga memesan produk Boeing 777 adalah Garuda Indonesia yang saat ini memiliki 7 pesawat Boeing 777 berbagai jenis. Pesawat Boeing 777 dibuat untuk menggantikan Boeing 747 dan lebih hemat bahan bakar.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});