Ribuan Anggota Gafatar Dievakuasi dengan 2 KRI ke Semarang

Ribuan Anggota Gafatar Dievakuasi dengan 2 KRI ke Semarang

Rabu, 20 Jan 2016 | 15:24 | kontri
WinNetNews.com - Sebanyak 1.117 Anggota Gafatar yang berada di Kalimantan Barat akan dipulangkan dengan Kapal Perang milik TNI. Kemensos pun juga membantu dalam hal logistik.

"Kebetulan ada 1000 lebih anggota Gafatar di Tangsi TNI di Pontianak. Sampai dengan mereka dipulangkan dengan KRI, akan ditanggung Kemensos logistik selama di karantina," ungkap Mensos Khofifah Indar Parawansa.

Hal tersebut disampaikannya usai raker dengan Komisi VIII di Gedung DPR, Kompleks Senayan, Jakarta, Rabu (20/1/2016). Menurut Khofifah anggira Gafatar yang dievakuasi di Pontianak mayoritas akan dipulangkan ke Semarang, dan juga Surabaya.

"Mayoritas ke Semarang, dan ada juga yang di Surabaya. Yang teridentifikasi kita pulangkan kampung halaman," ujar Khofifah.

Sebanyak seribu lebih anggota Gafatar ini dievakuasi dari dua lokasi yakni di Desa Moton dan Desa Pasri, Mempawah, setelah ribuan warga turun ke jalan. Para warga mulai tidak menerima keberadaan mereka setelah ramai pemberitaan di media.

Anggota Gafatar ini kebanyakan perantau yang kemudian tinggal di perkampungan sendiri dan tidak membaur dengan warga lain. Mereka menyewa rumah dan lahan yang luas kampnya mencapai sekitar 5 hektar. Masyarakat setempat kini mengusir anggota Gafatar itu.

 

Mengenai rehabilitasi bagi kelompok Gafatar yang akan dipulangkan tersebut, Kemensos masih perlu melakukan identifikasi. Tim assestment Kemensos pun hari ini diturunkan.

"Setelah assessment selesai kita akan identifikasi sebenarnya mereka tahu nggak ya risiko berafilasi, dan soal legalitas lembaga ini. Apakah perlu dilakukan trauma healing, identifikasi tidak mudah," kata Khofifah.

"Kita nggak bisa generalisasi karena mungkin ada yang ikut karena ideologis, ada yang ikut-ikutan atau mungkin dijanjiin sesuatu," lanjutnya.

Sementara itu, Kadispen TNI AL Laksma Zainudin menyebut pihaknya menyiapkan 2 KRI untuk pengevakuasian kelompok Gafatar ini. Yakni KRI Teluk Bone dan KRI Teluk Gilimanuk.

"Rencana evakuasi ke Jateng menggunakan KRI Teluk Bone, saat ini masih berada di Kolinlamil menunggu proses administrasi," jelas Zainudin saat dikonfirmasi, Rabu (20/1).

Menurut Zainudin, kondisi akhir jumlah pengikut Kelompok Gafatar yang kini dievakuasi di Kalbar terus bertambah. Per hari ini yang sudah berada di pengungsian total ada 1.529 jiwa.

"Dukungan logistik selama masa penampungan didukung dari Pemprov Kalbar, dapur lapangan diselenggarakan oleh Bekangdam XII/Tpr," tuturnya.

Adapun jumlah detil pengungsi kelompok Gafatar yang ditampung di Kamp Bekangdam XII/Tpr adalah sebagai berikut:

Dari wilayah Kab Mempawah

Jiwa : 1.119

KK: 318

Laki-laki: 370

Perempuan: 312

Anak-anak: 437

Kamp Kamp Kuburaya

Jiwa: 410

KK: 112

(dilansir dari detik)

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...