Ribuan Wajah Petugas Medis di China Penuhi Gedung-gedung, Setelah Kembali dari Wuhan
Foto: UNILAD

Ribuan Wajah Petugas Medis di China Penuhi Gedung-gedung, Setelah Kembali dari Wuhan

Jumat, 20 Mar 2020 | 11:27 | Nurul Faradila
Winnetnews.com -  Petugas medis yang bekerja di tengah masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, layaknya seorang pahlawan super. Para dokter, perawat dan petugas medis lainnya yang bekerja siang dan malam merawat para pasien yang terinfeksi virus corona, merupakan sesuatu yang adil untuk mereka dikenalkan pada publik atas kerja kerasnya.

Di China, gedung-gedung tinggi yang ada di sana memajang wajah para dokter dan perawat, serta petugas medis lain. Wajah para petugas medis ini dapat terlihat di layar besar yang sengaja dipasang oleh pemerintah.

Dilansir dari UNILAD, hal ini dilakukan sebagai bentuk penyambutan bagi para petugas kesehatan yang  baru kembali dari Wuhan. Kota Fuzhou, ibukota Provinsi Fujian di China Timur itu, memberikan sambutan tersebut ketika dua kelompok pekerja medis mendarat di bandara pada Rabu (18/3) lalu.

Menyambut kedatangan petugas medis setelah melawan virus corona, dengan memasang wajah mereka di gedung
Menyambut kedatangan petugas medis setelah melawan virus corona, dengan memasang wajah mereka di gedung

Lebih dari 200 dokter dan perawat yang telah bekerja di beberapa rumah sakit di Wuhan, dapat kembali ke rumah mereka masing-masing setelah beberapa rumah sakit tersebut tutup. Karena dilaporkan di kota tersebut sudah tidak ada kasus baru lagi sejak wabah virus corona merebak.

Menyambut kedatangan petugas medis setelah melawan virus corona, dengan memasang wajah mereka di gedung
Menyambut kedatangan petugas medis setelah melawan virus corona, dengan memasang wajah mereka di gedung

Layar LED di seluruh Fuzhou, termasuk bus, stasiun, hingga tempat publik lainnya, dipenuhi dengan wajah para pekerja kesehatan yang telah melawan krisis ini.

Wajah para dokter, perawat, petugas medis lain dan supir ambulan saat ini terlihat di 7.621 layar yang ada di Provinsi tersebut. Pemerintah daerah secara bertahap membawa pulang total 1.393 petugas kesehatan yang terbagi dalam 12 kelompok yang sebelumnya dikirim ke kota yang menjadi awal wabah virus ini.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...