Rilis Data Gangguan Kamtibmas, Mabes Polri: Terjadi 1.459 Kasus

Zulkarnain Harahap
Zulkarnain Harahap

Rilis Data Gangguan Kamtibmas, Mabes Polri: Terjadi 1.459 Kasus Kabag Penum Divhumas Polri, Kombes Pol. Martinus Sitompul/Foto: Zool WNN

WinNetNews.com - Tepat di hari ini, Jumat (23/06/2017), pelaksanaan Operasi Ramadniya 2017 memasuki hari kelima. Dari empat hari ke belakang, Mabes Polri mencatat telah terjadi sekitar 1.459 gangguan kamtibmas.

"Rinciannya dari hari pertama hingga keempat, terjadi 1.303 gangguan kamtibmas berupa kejahatan. Lalu 136 pelanggaran yang mengganggu kamtibmas. Kemudian ada 13 gangguan murni yang menjadi gangguan kamtibmas dan terakhir ada 7 peristiwa bencana. Dengan demikian, total telah terjadi 1.459 gangguan kamtibmas," ungkap Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol. Martinus Sitompul, seperti dikutip dari keterangan resmi pada Jumat (23/06/2017).

Martinus melanjutkan, Mabes Polri juga mengklasifikasi lagi total gangguan kamtibmas sejak hari pertama hingga hari keempat Operasi Ramadniya 2017.

"Ada 189 gangguan kamtibmas berupa pencurian berat (curat), 68 pencurian dengan kekerasan (curas), 3 pencurian dengan senjata api (curas senpi), 231 pencurian kendaaan bermotor (curanmor), 135 penganiayaan berat (anirat). Totalnya telah terjadi 675 gangguan kamtibmas," lanjutnya.

Sementara untuk Kepolisian Daerah (Polda) yang tercatat memiliki gangguan kamtibmas tertinggi sejak dimulainya hingga hari keempat pelaksanaan Operasi Ramadniya 2017 terdiri dari 5 Polda.

"Pertama Polda Sumut, 37 kasus. Kedua Polda Kaltim, 20 kasus. Ketiga Polda Sumsel, 19 kasus. Keempat Polda Papua, 18 kasus. Terakhir Polda Jatim, 17 kasus," pungkasnya.

Operasi Ramadniya 2017 rencananya akan digelar hingga 10 hari. Dimulai sejak Senin (19/06/2017) hingga Rabu (28/06/2017).

Apa Reaksi Kamu?