Rilis Trailer, Film ‘The Santri’ Livi Zheng Banjir Kecaman dari FPI

Amalia Purnama Sari
Amalia Purnama Sari

Rilis Trailer, Film ‘The Santri’ Livi Zheng Banjir Kecaman dari FPI Press release The Santri (sumber: NU Online)

Winnetnews.com - Film ‘The Santri’ karya sutradara kontroversial Livi Zheng kabarnya akan rilis pada Oktober 2019 mendatang. Namun ditengah perilisan trailernya, film ini justru mendapat kecaman dari berbagai lembaga dan ormas Islam.

Salah satunya adalah menantu dari Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Hanif Alathas, menyatakan jika film ‘The Santri’ yang diinisasi oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini merupakan film yang tidak mencerminkan akhlak dan tradisi santri yang sesungguhnya.

Selain itu, Sekretaris Umum DPP FPI Munawarman juga mengirim poster penolakan terhadap film tersebut. Munawarman yang merupakan pengasuh Pesantren Ribath Al Murtadla Al Islami Singosari ini bahkan menghimbau seluruh jamaatnya untuk tidak menonton film ini.

“Film ini tidak mendidik, cenderung liberal. Ada akting pacaran, campur aduk laki perempuan dan membawa tumpeng ke gereja,” tutur Luthfi, dilansir dari CNN Indonesia, Selasa (17/09).

Ketua Media Center Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Novel Chaidir Hasan Bamukmin menyatakan ketidaksetujuannya dengan film tersebut. Menurutnya, ‘The Santri’ bisa membahayakan Islam dan bisa lebih berbahaya dari teroris

“Film ini menyesatkan banyak orang, lebih berbahaya dari film porno. Ajaran Islam itu mengharamkan pacaran tapi justru di film ini santri bisa berdua-duaan. Setahu saya ponpes itu sangat ketat dalam memisah santri dan santriwati,” ujar Novel, seperti dilansir dari IDNTimes, Selasa (17/09).

Tidak hanya itu, Novel menyebut film ini dibuat oleh sosok yang sama sekali tak paham Islam. “Livi Zheng bukan sosok yang paham Islam, sudah jelas mengapa kami menolak film tersebut,” tegas Novel.

Merepon pernyataan dari berbagai tokoh muslim, Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini dan Imam Pituduh mengatakan jika ‘The Santri’ tidak akan menyimpang dari ajaran Islam, karena akan menhajarkan pembelajaran di pondok pesantren yang berisi tentang kemandirian, kesederhanaan, serta toleransi dan sikap cinta tanah air.

Apa Reaksi Kamu?