Riset: Terlalu Sering Chattingan Ternyata Bisa Sebabkan Putus
Ilustrasi: Anne Cohen Writes

Riset: Terlalu Sering Chattingan Ternyata Bisa Sebabkan Putus

Minggu, 12 Jan 2020 | 21:45 | Amalia Purnama Sari
Winnetnews.com - Komunikasi merupakan salah satu aspek penting dalam sebuah hubungan. Jika komunikasi tidak bisa terjaga dengan baik, hubungan pun tidak akan bisa bertahan lama. Salah satu bentuk komunikasi yang sering dilakukan adalah dengan bertukar pesan (sms) atau chatting.

Banyaknya aplikasi chatting yang menjamur di masyarakat saat ini kian memudakan para pasangan untuk menjalin komunikasi. Namun tahukah kamu jika terlalu sering berikirim pesan justru bisa menghancurkan hubungan? Sebuah penelitian yang dilakukan di Bingham Young University mengungkapkan sebanyak 276 pasangan dewasa yang memiliki hubungan berantakan karena terlalu sering bertukar pesan.

Penelitian ini dirangkum dalam Journal of Couple and Relationship Therapy dan menyebutkan bahwa pasangan yang sering bertengkar, minta maaf, membahas hal-hal serius hanya dari pesan teks cenderung mengalami hubungan yang tidak bahagia. Hal ini diperparah jika ada pasangan yang cenderung menghindar untuk berbicara empat mata ketika terjadi konflik.

Pesan teks tidak sesungguhnya menangkap maksud seseorang. Namun bukan berarti hal ini harus kamu hindari. Berikirim pesan untuk mengungkapkan rasa cinta pada faktanya bisa memperkuat ikatan cinta.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...