Rokok di Mata Millennial
via sfgate.com

Rokok di Mata Millennial

Kamis, 19 Des 2019 | 10:35 | Fachrisa Alma

Winnetnews.com - Sebagian besar millennial perokok aktif menganggap rokok sebagai sahabat sejatinya yang selalu menemani  di segala aktifitas apapun. Rokok bagi para perokok aktif disebut sebagai sahabat yang selalu memberikan kenyamanan dan ketenangan. 

Seperti yang dikatakan Albert, salah satu perokok aktif millennial, “Cuma rokok doang yang buat gue nyaman apalagi kalau mau nyanyi biar lebih confident aja gitu,” begitu juga dengan Verrel salah satu mahasiswa yang aktif merokok, “asli cuma rokok doang yang ngerti gua terus juga kadang ide muncul kalau lagi sebat,” katanya.

Melibatkan kepercayaan diri serta munculnya ide kreatif merupakan dorongan dari yang dianggap sahabat. Begitulah rokok yang diagung – agungkan seperti yang para perokok aktif katakan dapat memberikan ketenangan bahkan kenyamanan oleh rokok yang disebut sebagai sahabat sejati. Namun, tanpa disadari dengan kenyamanan dan ketenangan yang diberikan oleh sahabat sejatinya dapat mengantarkan para perokok aktif tersebut untuk mengetuk pintu kematian. Perlahan tapi pasti. Percayalah.

Berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan RI hampir 80% dari total perokok Indonesia mulai merokok ketika usianya belum menginjak 19 tahun. Kebiasaan merokok diketahui dapat menyebabkan 6 juta orang meninggal dunia setiap  tahunnya. Bahkan diperkirakan tahun 2030, angka kematian yang disebabkan oleh kebiasaan merokok mencapai 10 juta jiwa setiap tahunnya. 

Menurut WHO, Indonesia mendapat juara ketiga dengan raihan jumlah perokok terbesar di dunia setelah China dan India, tentu ini bukan sebuah prestasi yang membanggakan untuk Indonesia. Menurut data terakhir dari Riskesdas tahun 2013 menunjukkan bahwa Jakarta menjadi lokasi di Indonesia yang memiliki populasi perokok aktif remaja terbanyak. 

Seperti hal nya di sebuah cafe tempat nongkrong hitz para remaja di Jakarta, terdapat beberapa kumpulan remaja sedang membahas mengenai rokok sebagai jembatan menuju kematian. Kemudian, ditanggapi cepat oleh Dimas yang merupakan sebut saja sebagai aktivis remaja perokok aktif “gua tau kok bahaya rokok berujung kematian, but semua orang pasti akan mati, yang bukan perokok pun bakal mati juga. So kenapa harus worry about that?” ujarnya. 

Begitulah, kalimat jangan khawatir yang dilontarkan oleh salah satu perokok aktif, seolah – olah memaklumi keburukan yang ada daripada yang dianggap sahabat olehnya meskipun itu akan membunuhnya. 

Memang benar, semua manusia akan mati. Tidak penting hasil akhirnya tapi bagaimana proses menuju kematian itu, penderitaan itu yang akan disayat oleh sahabatnya sendiri. Bukan soal semua manusia akan mati tetapi mau memilih proses yang bagaimanakah untuk menuju kematian itu sendiri.

Beberapa perokok yang menganggap rokok adalah sahabat sejati selalu dikaitkan rokok untuk meningkatkan kepercayaan diri, untuk ketenangan dan kenyamanan, untuk menghasilkan ide-ide segar, untuk diterima di circle pertemanan. 

“Ya gua sih karena semua circle temen gua tuh ngerokok ya jadi biar lebih nyambung aja gitu pas hangout ya sebat deh solusinya,” kata Izhar, salah satu pelajar SMA di Jakarta 

Bahkan ada yang merasa cupu apabila tidak merokok, pemikiran – pemikiran inilah yang membuat menjamurnya jumlah perokok aktif terutama dikalangan remaja. Bukan rokok atau yang disebut sebagai sahabat yang mengatur atas diri kalian sendiri, they can’t control you.

Para perokok aktif bukannya tidak tahu dengan bahaya yang dapat ditimbulkan oleh rokok yang sudah dianggap sahabat mereka itu, tetapi para perokok aktif tersebut sebetulnya sadar bahwa benda itu akan membawa mereka pada kematian. 

“Tau banget gua emang rokok tuh bahaya banget buat kesehatan bisa bikin mati, gua juga gak mau mati tapi ya gimana ya gua tetep ngerokok sih,” ujar Kevin salah satu mahasiswa dan juga pelaku bisnis. 

Meski demikian, para perokok aktif tersebut tetap melakukan transaksi untuk mendapatkan kenyamanan dan ketenangan yang diberikan rokok dengan satu-satunya yang paling berharga miliknya yaitu nyawa. You wouldn’t commit suicide, so why are you killing yourself?

Berikut ini merupakan beberapa bahaya merokok bagi perokok aktif maupun perokok pasif yang sangat berbahaya, antara lain :

1. Kanker

Kanker ini bukan kepanjangan dari kantong kering, walau mengingat harga rokok yang sekarang bisa membuat kanker alias kantong kering dengan melambungnya harga rokok. Melainkan arti kanker disini adalah penyakit yang berujung kematian, hal ini dikarenakan terdapat lebih dari 60 zat kimia yang terkandung dalam setiap batang rokok, dapat meningkatkan radikal bebas dalam tubuh yang memicu pertumbuhan sel tidak normal.

Efek jangka panjangnya seperti kanker paru-paru, mulut, kerongkongan, ginjal, serviks, kantong kemih, pankreas perut, dan masih banyak kanker lainnya.

2. Serangan Jantung

Dalam setiap bungkus kemasan rokok banyak kita sering sekali temui gambar-gambar atau peringatan bahaya merokok, terutama untuk penyakit jantung ini. Rokok mengandung bahan-bahan kimia yang berpotensi menjadi racun bagi tubuh, serta menyebabkan kerusakan struktur otot jantung dan pembuluh darah jantung. 

Kandungan Tar dan Nikotin pada rokok ialah yang menyebabkan terjadinya penumpukkan plak pada pembuluh darah, yang kemudian menyebabkan penyakit jantung koroner.

3. Diabetes

Perokok aktif sangat beresiko terkena diabetes dibandingkan dengan yang tidak merokok, atau tidak terkena paparan asap rokok. Hal ini karena, kandungan nikotin di setiap batang rokok, kemudian asap yang dihasilkan dari pembakaran rokok tersebut membuat kadar gula darah menjadi terlalu naik atau terlalu turun.

4.    Gangguan Kehamilan dan Janin

Ibu hamil yang merokok atau terkena paparan asap rokok, akan sangat berbahaya bagi janin yang dikandung. Bila ibu hamil sering terkena asap rokok, pertumbuhan bayi yang dikandung akan terhambat. 

Hal ini karena kandungan nikotin di dalam rokok, bisa menghalangi plasenta menyerap nutrisi dan oksigen ke bayi. Sedangkan efek berbahaya bagi wanita perokok aktif adalah infertilitas atau ketidaksuburan.

5. Disfungsi Ereksi

Hal ini juga disebabkan dengan teman kecil nan jahat itu yang disebut rokok. Selain terhambatnya aliran darah menuju jantung dan otak, karena kandungan yang sangat berbahaya dari asap rokok. Peredaran darah menuju organ vital atau penis juga bisa terganggu. 

Aliran darah yang terhambat juga memicu disfungsi ereksi. Bahkan merokok bagi pria dapat menyebabkan turunnya kualitas sperma. Bahaya rokok tak hanya berbahaya pada wanita saja melainkan untuk laki-laki juga.

Jelas tidak ada yang menguntungkan atau sisi positif dari rokok yang disebut-sebut sebagai sahabat yang selalu memberikan kenyamanan dan ketenangan. Masih menganggap rokok sahabat sejati? 

Sesungguhnya sahabat sejati tidak akan melukai apalagi mengkhianati, rokok bukan sahabat sejati tapi pembunuh. Dengan adanya kebiasaan merokok yang menjamur di Indonesia akan muncul ancaman buruk untuk masa depan bagi generasi penerus bangsa serta masa depan bangsa karena kalian adalah generasi penerus bangsa.

Terwujudnya cita-cita bangsa ini tergantung kalian akan bertindak seperti apa, mari bersama mewujudkan cita-cita bangsa tanpa melukai generasi penerus bangsa. 

Yuk mulai sekarang ubah gaya hidup kita untuk masa depan yang lebih cerah dan tentunya sehat tanpa rokok. Now, this time to say bye cigarettes and start new life without cigarettes. Stop Smoking because this world needed you. (*)

 


Fachrisa Alma adalah mahasiswi London School of Public Relations Jakarta
*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi winnetnews.com.

 

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...