RSAB Harapan Kita Bantah Bahwa Sistemnya Terserang <em>Ransomware</em>
ilustrasi

RSAB Harapan Kita Bantah Bahwa Sistemnya Terserang <em>Ransomware</em>

Senin, 15 Mei 2017 | 11:08 | Rusmanto

WinNetNews.com - Kepala Instalasi Teknologi Informasi Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita M Ilhamy menyatakan bahwa sistem IT di rumah sakit tersebut tidak terkena serangan siber dan dalam keadaan aman.

"Sehubungan dengan pemberitaan tentang sistem rumah sakit yang terkena siber malware, khususnya ransomware jenis WannaCry, kami sampaikan bahwa hal tersebut tidak benar adanya," ujar Ilhamy melalui keterangan tertulis, Senin (15/5/2017).

Ia mengimbau para pasien rumah sakit agar tidak khawatir akan proses pelayanan di rumah sakit tersebut.

"Masyarakat tidak perlu khawatir terhadap pelayanan di RSAB Harapan Kita karena sampai berita pers ini diturunkan, pelayanan masih berjalan seperti biasanya dan tak terganggu sedikit pun oleh hal tersebut," kata dia.

Aksi terorisme siber yang dilakukan kelompok bernama Shadow Broker melalui penyebaran ransomware bernama WannaCry ini membuat heboh dunia global.

Di Indonesia, wabah WannaCry pertama kali menjangkiti sistem komputer di RS Dharmais pada Jumat (12/5/2017) pekan lalu.

Serangan ransomware ini dapat menyebabkan akses data rumah sakit terkunci sehingga membuat penanganan medis terhambat dan ini berimbas pada pasien yang sedang menjalani pengobatan.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...