Rudal Meluncur, Nilai Logam Mulia Melonjak

Rudal Meluncur, Nilai Logam Mulia Melonjak Foto: Istimewa

WinNetNews.com - Meluncurnya rudal milik Korea Utara tidak hanya memengaruhi keintiman suatu negara, tetapi juga nilai logam mulia. Ini karena banyaknya investor yang menyelamatkan harta mereka setelah Korea Utara melayangkan rudal ke Jepang.

Emas dianggap sebagai tempat yang aman untuk uang dan harganya naik di saat pasar dan politik yang kacau. 

Tindakan Kim Jong-un kini mendorong naiknya  nilai logam mulia menjadi sekitar $ 1.326, yang awalnya  $ 1.300.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe tambah khawatir saat dia menyebut Korea Utara dan rudal sebagai ancaman yang belum pernah terjadi sebelumnya kepada negara tersebut.

Emas juga mengalami kenaikan nilainya di tengah melemahnya dolar, yang telah membantu menarik investor asing.

"Sentimen menjadi pukulan di atas semua kekhawatiran geopolitik yang meningkat setelah Korea Utara menembakkan senjata yang dianggap sebagai senjata balistik di utara Jepang pada dini hari Selasa. Beberapa ahli berpikir bahwa rudal itu bisa cukup kuat untuk berpotensi membawa hulu ledak nuklir." kata Fawad Razaqzada, analis pasar di Forex.com.

"Investor khawatir bahwa ini dapat menyebabkan pembalasan dari tidak hanya Jepang dan Korea Selatan tapi juga AS, terutama mengingat retorika Donald Trump yang dikatakan beberapa minggu yang lalu. Ini adalah kabar baik bagi emas, karena tidak hanya menguntungkan dari perdagangan 'risk-off' saat ini namun juga dolar yang lebih lemah." tambahnya.

"Fakta bahwa EUR / USD telah melonjak di atas 1,20, ini juga positif untuk emas, mengingat hubungan positif logam yang kuat dengan pasangan mata uang ini." katanya.

Jika ketegangan tenang, harga emas bisa turun kembali.

Tapi jika Korea Utara terus memprovokasi reaksi dan Trump mengambil garis keras melawan negara nakal tersebut, nilai logam bisa melonjak lebih tinggi.