Rumah Orangtua Charly Van Houten Diserang Ratusan Orang. Kenapa Nih?

Rumah Orangtua Charly Van Houten Diserang Ratusan Orang. Kenapa Nih? Foto:Istimewa

WinNetNews.com- Kabar mengejutkan datang dari musisi, Charly Van Houten. Rumah orangtua Charly di Desa Tersana Blagedog, Cirebon, diserang orang. Hal ini dipicu persoalan pemilihan kepala desa (pilkades). Setelah melapor ke Polres Cirebon, Charly mengaku bahwa ayahnya Sarja Sugendri memang diminta warga setempat untuk maju pada pilkades di lingkungannya.

"Pemilihannya saja belum digelar kok sudah diserang. Padahal bapak saya belum pasti maju," kata Charly van Houten, di Polres Cirebon, Senin 28/8/2017. Menurut Charly, keluarganya tidak punya masalah dengan siapa pun. Bahkan, Ia juga belum bisa memastikan aksi penyerangan tersebut dipicu motif pilkades.

Sedangkan menurut para saksi,  mengatakan bahwa penyerangan dilakukan oleh sekelompok orang yang dikomandoi salah satu calon kepala desa. "Informasinya begitu, tapi nanti biar polisi yang memastikan," tambah Charly. Charly mengaku sangat prihatin dengan kondisi yang dialami keluarganya.

Penyerangan yang dialami keluarga Charly terjadi pada Sabtu 26/8/2017 malam. Saat itu ada beberapa anggota keluarga dan tamu. Sebagian ada juga yang berada di teras rumah.  Tiba-tiba datang sejumlah orang yang yang diperkirakan berjumlah seratusan orang dan memaksa masuk ke rumah orangtua Charly.

Sempat terjadi saling dorong bahkan ada warga yang melempar batu ke arah rumah. Nenek Charly bernama Ating Warnesah (70) luka di punggung terkena lemparan batu. Massa akhirnya bubar dengan meninggalkan rasa trauma dalam diri anggota keluarga Charly.

Sementara itu, kuasa hukum keluarga Charly van Houten, Waswin Janata mengatakan, laporan yang diserahkan kepada polisi di antaranya adalah penyerangan, perusakan, dan penganiayaan.

"Salah satu cara meredam untuk mencegah terjadinya aksi balasan, adalah dengan segera ditangani oleh pihak kepolisian," kata Waswin, kuasa hukum Chalry Van Houten.