Rumah Sakit Apung Milik Dr. Lie Dharmawan Dihantam Badai
ilustrasi

Rumah Sakit Apung Milik Dr. Lie Dharmawan Dihantam Badai

Kamis, 20 Jul 2017 | 11:46 | Rusmanto

WinNetNews.com - Kapal Rumah Sakit Apung (RSA) yang dikelola oleh dr. Lie Dharmawan dihantam badai di perairan Ternate, Maluku Utara, Kamis (20/7/2017). Akibatnya, kapal mengalami kebocoran dan mesin mati sehingga terombang-ambing.

Kapal tersebut kabarnya sedang berlayar menuju Ternate setelah melakukan misi kemanusian melakukan pengobatan gratis di salah satu pulau di Ternate.

Namun baru sekitar beberapa jam meninggalkan pulau tersebut, kapal dihantam badai disertai gelombang tinggi hingga menyebabkan kebocoran dan mesin kapal mati.

“Informasinya kapal mengalami kebocoran hingga menyebabkan air masuk dan mesin mati,” kata Kepala Basarnas Ternate, Mustari.

Saat ini, lanjut Mustari, Kapal KN SAR Pandudewanata dibantu kapal milik Polair Polda Maluku Utara sudah berada di lokasi.

“Ada sekitar 18 kru termasuk dokter. Semuanya sudah dievakuasi ke kapal SAR, kecuali lima kru masih bertahan di dalam kapal membantu memompa mengeluarkan air dari kapal,” kata Mustari.

Sebanyak 18 kru tersebut sempat dievakuasi oleh kapal barang berkebangsaan China sekitar pukul 03.00 WIT, Kamis, sebelumnya akhirnya dipindahkan ke kapal milik Basarnas.

“Yang penting seluruh penumpang selamat dan saat ini sudah berada di kapal Basarnas. Sedangkan untuk kapal rumah sakit apung saat ini dibantu alcon dari kapal Basarnas maupun Feri yang sementara lewat untuk memompa mengeluarkan air dari kapal,” kata Mustari lagi.

Dari 18 kru tersebut, 9 di antaranya adalah dokter, bagian apotek, penyuluhan, operator bedah dan publikasi.

Baca juga: Dokter ‘Gila’ Berhati Mulia

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...