(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Rumah Warga di Tasikmalaya Miring Akibat Tanah Bergerak

Fellyanda Suci Agiesta
Fellyanda Suci Agiesta

Rumah Warga di Tasikmalaya Miring Akibat Tanah Bergerak

WinNetNews.com - Fenomena pergerakan tanah di kawasan Sukapada, Kecamatan Pagerageung, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menyebabkan rumah warga miring. Tidak hanya pergerakan tanah saja, suara gemuruh juga terdengar oleh warga.

Hingga saat ini pergeseran tanah masih terjadi dan mengakibatkan rumah warga miring dan kaca-kaca jendelanya pecah.

"Tadi malam jam 10 terjadi lagi, kaca rumah pecah, rumah juga jadi miring," kata Ikah Atikah, warga yang tinggal di daerah rawan bencana pergerakan tanah Kampung Citeureup, Desa Sukapada, Tasikmalaya, Senin.

Pergerakan tanah memang terjadi secata tiba-tiba. Rata-rata rumah warga hampir roboh akibat fenomena ini.

"Bingung melihat kondisi rumah, atap dapur hampir roboh, takut sewaktu-waktu rumah saya akan roboh," kata salah satu warga.

Kepala Desa Sukapada Dudung Kamal Mustopa mengatakan bencana pergerakan tanah sudah terjadi di daerah itu sejak 1995.

Tim ahli geologi, kata dia, sudah meneliti fenomena itu sekitar tahun 1997-1998 lalu dan menyimpulkan bahwa daerah tersebut zona berbahaya yang rawan pergerakan tanah.

"Ahli geologi menyatakan tiga kampung di desa kami sebagai zona merah," katanya.

Ia menambahkan peristiwa lain sempat membuat takut warga, yakni saat perbukitan sebelah utara Kampung Geradaha amblas dengan disertai suara gemuruh hingga warga panik berhamburan keluar rumah.

"Kondisi sekarang masih saja terjadi, jalan kampung dan rumah juga retak-retak, hampir semua rumah miring karena tanahnya selalu bergerak” katanya

 

Sumber Antara

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});