Skip to main content

Rumor Kudeta Polisi Terhadap Jokowi

Rumor Kudeta Polisi Terhadap Jokowi
Rumor Kudeta Polisi Terhadap Jokowi

image0

Kapolri Badrodin Haiti (wingamers/pol-mas)

Jakarta, wingamers - Terkait dengan rotasi pejabat tinggi polri yang pekan ini baru terjadi, kabar yang beredar menyebutkan orang nomor satu di kepolisian Badrodin Haiti tampak kecewa dengan sikap tigak tegas Presiden Jokowi. Dilansir dari situs intelegen menyebutkan bahwa, selama ini Presiden Joko Widodo sering “mempermainkan” Polri dengan kebijakan-kebijakan yang membingungkan. Mulai dari kasus Komjen Budi Gunawan hingga yang terakhir “pencopotan” Komjen Budi Waseso dari Kabareskrim Polri.

Dalam situs tersebut juga disebutkan, terkait hal itu pihak kepolisian bisa saja melakukan kudeta terhadap Jokowi. Analisis ‘gawat’ itu dilontarkan pengamat politik Ahmad Baidhowi, menyikapi “tukar posisi” antara Komjen Budi Waseso dengan Komjen Anang Iskandar. “Bisa jadi polisi kudeta terhadap Jokowi. Selama ini Jokowi banyak mempermainkan kepolisian mulai dari kasus BG sampai Buwas,” papar Baidhowi kepada intelijen (08/09).

Menurut Baidhowi, ‘benih kudeta’ kepolisian itu bisa berawal dari pernyataan Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti soal sikap Presiden Jokowi pada kasus ‘pencopotan’ Budi Waseso. Dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR, Selasa (08/09), Badrodin secara tidak langsung mengungkapkan sikap “kurang tegas” Jokowi terkait desakan pihak tertentu agar Budi Waseso dicopot.

“Pernyataan orang nomor satu di Kepolisian itu menandakan bentuk kekecewan terhadap Presiden Jokowi dalam rangka mendukung pemberantasan korupsi. Kapolri sampai ngomong begitu menandakan ada yang tidak beres terhadap Jokowi. Jokowi tidak punya sikap tegas dan masih takut kepada JK,” papar Baidhowi.

Secara khusus Baidhowi menyatakan pesimis terkait sepak terjang Kabareskrim Anang Iskandar. “Anang Iskandar kelihatannya terlalu kompromi terhadap kasus-kasus korupsi yang melibatkan orang-orang Istana. Anang kelihatannya kurang begitu tegas dalam penegakan hukum masalah korupsi. Ini PR yang besar buat Kabareskrim baru,” tantang Baidhowi.

Saat rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, Kapolri Jenderal Pol Badrodin Haiti mengungkapkan latar belakang pencopotan Komjen Budi Waseso. “Sebenarnya proses biasa, sudah lama karena kita tahu Presiden adalah orang Jawa, tak mungkin perintah tegas mutasi tidak mungkin,” ungkap Badrodin.

Pemindahtugasan itu sendiri, lanjut Badrodin, setelah adanya lima poin perintah Jokowi yang disimpulkan bahwa penanganan kasus korupsi tidak boleh terlalu dini diekspose. “Ada lima hal perintah, disimpulkan adalah di dalam penanganan kasus korupsi jangan terlalu dini diekspose, jangan terlalu mudah, ini digariskan, dan diteruskan ke seluruh jajaran,” beber Badrodin.

Apa pendapat Anda mengenai artikel ini?

Loading Rating...

Komentar:

Loading...
Top