Rupiah Diperkirakan Terus Bergerak Menguat

Rupiah Diperkirakan Terus Bergerak Menguat

Kamis, 11 Agt 2016 | 07:54 | Rusmanto
WinNetNews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) memiliki potensi untuk mengalami penguatan lanjutan yang terbuka lebar, karena seiring belum adanya sinyal maupun sentimen yang mengarah ke zona merah.

Kepala Analis PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada menilai, nilai tukar rupiah bisa menguat dengan memanfaatkan sentimen gerak USD yang sedang melemah. Penguatan pun sejalan dengan belum adanya sentimen negatif yang menghantui gerak rupiah.

"Tetap cermati setiap sentimen yang ada. Gerak rupiah akan berada di support Rp13.142 per USD, serta resisten Rp13.090 per USD," ungkap Reza, dalam risetnya, yang diterima di Jakarta, Kamis (11/8/2016).

Pada perdagangan hari kemarin, Reza mengakui, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta mampu berbalik menguat di kisaran Rp13.078 per USD sampai Rp13.102 per USD, bila dibandingkan dengan sebelumnya di posisi Rp13.127 per USD.

Penguatan rupiah tersebut ditopang oleh imbas USD yang bergerak melemah di kawasan Asia seiring rilis outlook ekonomi global yang masih kurang bagus dan ditambah melonjaknya kembali nilai yen.

Sentimen dari data produktivitas AS yang mengukur seberapa banyak barang dan jasa yang dihasilkan oleh pekerja yang diprediksi menurun menambah sentimen negatif bagi USD. Selain itu, progres atas program amnesti pajak masih menjadi salah satu faktor yang menjaga stabilitas nilai tukar rupiah untuk tetap berada di area positif.

MOST READ

RELATED STORIES

Loading interface...