(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Rupiah Melemah, Pemerintah Tetap Waspada

Rusmanto
Rusmanto

Rupiah Melemah, Pemerintah Tetap Waspada ilustrasi

WinNetNews.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan dalam beberapa pekan terakhir. Hingga Rabu (5/9) pagi ini, nilainya bahkan sudah menyentuh angka Rp 14.957.

Ditemui di sela acara seremoni 30 tahun ekspor Toyota di Tanjung Priok Car Terminal, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah ini diakibatkan faktor eksternal, baik itu yang berkaitan kenaikan suku bunga di Amerika Serikat (AS), perang dagang antara AS dan Tiongkok, hingga krisis di Turki dan Argentina.

"Tidak hanya negara Indonesia yang terkena pelemahan kurs. Ini karena faktor eksternal yang bertubi-tubi. Yang paling penting, kita harus waspada dan hati-hati. Saya juga selalu berkoordinasi di sektor fiskal, moneter, industri, dan juga dengan pelaku-pelaku usaha karena ini yang menjadi kunci utama," kata Joko Widodo, Rabu (5/9).

Di sisi lain, Presiden juga terus mendorong peningkatan investasi dan ekspor untuk membantu menyelesaikan defisit transaksi berjalan. "Kalau masalah ini selesai, kita akan bisa menyelesaikan semuanya," ujar Jokowi. (beritasatucom)

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});