Image Rupiah Melemah, The FED Naikkan Suku Bunga
Ekonomi dan Bisnis  

Rupiah Melemah, The FED Naikkan Suku Bunga

Jumat, 11 November 2016 12:54 WIB

WinNetNews.com - Pagi ini nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) merosot hingga Rp 13.485. Padahal, sore kemarin, dolar AS masih berada di kisaran level Rp 13.100.

Terkait anjloknya nilai rupiah tersebut, Menteri Perencanaan Pembanguna Nasional/ Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, naiknya rupiah karena bank sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve (The Fed) ingin menaikan suku bunga.

Mantan Menteri Keuangan itu mengatakan, kalau rencana The Fed yang ingin menaikkan suku bunganya bukan karena terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika yang baru.Lebih lanjut Bambang mengatakan, jika pemerintah harus menjaga fundamental dan kepercayaan publik, karena keadaan ini hanya sementara.

"Pokoknya jaga fundamental, jaga kepercayaan, dan pasti ini kan temporer," tuturnya.

Profil R.A. Kartini, Sang Pejuang Emansipasi Wanita
Anies Dilaporkan ke Polisi, Sopir Angkot : Kan Kerjanya Belum Ketawan

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

Sekilas Tentang WinnetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.

atau
Lupa kata sandi akun kamu?
atau
Kami akan mengirim link aktivasi pada email Anda.
Daftar Akun