(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Rupiah Rawan Terhadap Keputusan China

Rusmanto
Rusmanto

Rupiah Rawan Terhadap Keputusan China

WinNetNews.com - Keputusan China memangkas suku bunga bisa merontokkan minat pasar terhadap aset berisiko.

Akhir pekan lalu, rupiah memang cukup solid lantaran didukung rilis paket kebijakan jilid V. Jumat (23/10), di pasar spot, mata uang Rupiah menguat 0,14% jadi Rp 13.621 per dollar AS.

Research and Analyst Divisi Treasury BNI Trian Fathria menduga, rupiah rentan terimbas keputusan bank sentral China (PBoC) yang memangkas tingkat suku bunga simpanan dan pinjaman masing-masing 25 basis poin.

Investor akan cenderung menjauhi aset berisiko, termasuk rupiah. Di sisi lain, dollar didukung data yang baik.

Ekspansi manufaktur AS bulan Oktober merupakan yang tertinggi dalam lima bulan terakhir. "Beberapa faktor menguntungkan dollar," kata Trian.

Meski demikian, Yulia Safrina, Research and Analyst Monex Investindo Futures bilang, efek positif paket kebijakan ekonomi jilid V masih bisa mensupport rupiah.

"Kalau pun rupiah jatuh, tidak tajam," ujarnya. Prediksi Yulia, hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp 13.350–Rp 13.670 per dollar AS. 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});