Rupiah Terpuruk, Pemerintah Harus Kembalikan Kepercayaan Pasar

Muchdi
Jumat, 21 Agustus 2015 10:21 WIB
Oleh Muchdi pada Jumat, 21 Agustus 2015 10:21 WIB
Image Rupiah Terpuruk, Pemerintah Harus Kembalikan Kepercayaan Pasar

Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus-menerus terpuruk hingga semester II 2015. Data Bloomberg menujukan nilai tukar rupiah sempat menembus level 13.917 per dolar AS pada Kamis pekan ini.

Menanggapi hal tersebut, Ekonom PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) David Sumual mengatakan untuk mendorong penguatan nilai tukar rupiah perlu meningkatkan kepercayaan pasar. David menilai, nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar AS tak terlepas dari sentimen kisruh pemerintahan yang belakangan terjadi di dalam negeri. "Sekarang yang diperlukan kerja dan tenang.

Dia mengatakan, kondisi rupiah saat ini telah masuk fase darurat atau lampu kuning. Maka, pemerintah seyogyanya cepat berbenah diri.

"Mereka harus berpikir, karena kondisinya seperti ini," tutur David.

David mengatakan, pergerakan rupiah saat ini cenderung volatile. Kalau pun menguat, David menuturkan, hanya secara teknikal karena telah tergerus cukup dalam.

Sementara itu, sentimen negatif dari global membayangi pergerakan rupiah. Di antaranya, bursa saham China melemah sejalan dengan devalusi Yuan. Ditambah harga komoditas rendah. "FOMC baru keluar, kenaikan suku bunga AS masih mix," kata David.

Hal itu ditambah dengan kondisi negara sekawasan yang kurang kondusif, seperti pemerintahan Malaysia dan peristiwa pemboman yang terjadi di Thailand. Nilai tukar rupiah sudah mengalami depresiasi sekitar 10,68 persen dari awal tahun di kisaran 12.545 per dolar AS menjadi 13.885 per dolar AS pada Kamis 20 Agustus 2015.

Cara mudah tidak cepat gemuk meski sering makan.
Gerindra Daftarkan Fadli Zon dan Habiburokhman Sebagai Caleg

Reaksi Kamu

Tanggapan Pembaca

    Belum ada Tanggapan

    Jadilah yang pertama memberikan tanggapan

Sekilas Tentang WinNetNews

Situs WinNetNews.com merupakan portal berita dan informasi teraktual perihal berbagai peristiwa di nusantara maupun mancanegara. Kelengkapan, keakurasian serta aktualitas berita dan informasi WinNetNews.com telah membuat tingkat baca artikel-artikelnya naik secara signifikan walaupun usia WinNetNews.com sebagai portal berita baru seumur jagung.