(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Rusia Bagaikan Menyiram Bensin Ke Bara Api Suriah

Muhammad Takdir
Muhammad Takdir

Rusia Bagaikan Menyiram Bensin Ke Bara Api Suriah

Wingamers.com - Setelah Putin mengirim 30 pesawat tempur ke Latakia di Suriah, pejabat Amerika Serikat bingung dengan maksud dan tujuan Rusia. Putin sendiri mengatakan ini untuk memerangi ISIS padahal sebenarnya lebih ke mendukung rezim Bashar Al-Assad.

Begitu pula dengan peralatan tempur canggih yang dibawa Rusia. Pesawat tempur Rusia kebanyakan terlalu canggih untuk memerangi ISIS, sebagian malah untuk perang di udara. Padahal ISIS tidak punya angkatan udara. Para ahli militer memperkirakan ini untuk faktor gertak agar Amerika Serikat dan sekutu tidak berani masuk ke area udara Suriah tertentu yang mereka sudah jaga.

Tak hanya membangun pangkalan militer, Rusia juga mengirimkan beberapa kapal perangnya ke laut tengah. Salah satu serangan Rusia malah menyerang pemberontak Suriah yang didukung CIA. Kelompok pemberontah Suriah mengatakan sebanyak 24 orang tewas di Homs dan Hama karena serangan Rusia.

Mentri pertahanan Amerika Serikat, Ash Carter mengatakan cara Rusia ikut campur seperti ini seperti menyiram bensin ke konflik yang membara. "Ini bukan jenis perilaku yang sulit diterima dari personil militer Rusia," ungkap Carter.

Rusia sendiri memberikan nota peringatan ke Amerika Serikat agar tidak menerbangkan pesawat tempur mereka selama Rusia sibuk menyerang sebab ada risiko Amerika Serikat dan Rusia saling menyerang sebab mereka berada di satu negara yang sama.

Putin sendiri mengatakan di New York bahwa Rusia tidak akan melancarkan serangan darat di Suriah dan hanya akan menyerang lewat udara. Amerika Serikat dan sekutunya kesal sebab nota peringatan itu diumumkan dalam waktu singkat.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});