Rusuh Tanjungbalai Bukan karena Masalah Agama

Rusmanto
Rusmanto

Rusuh Tanjungbalai Bukan karena Masalah Agama
WinNetNews.com - Kerusuhan yang terjadi di Tanjung Balai, Sumatera Utara mengakibatkan sejumlah rumah ibadah rusak. Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin menyebut masalah itu tak terkait dengan agama, tapi etnis.

Lukman menjelaskan salah satu faktor yang membuat kerusuhan itu meluas karena ada provokasi di media sosial yang bernada SARA. Namun soal ini masih dalam penyelidikan polisi.

"Jadi pembakaran rumah ibadah itu bentuk pelampiasan dari masyarakat yang marah, mungkin juga terprovokasi karena beredar sosial media yang sedang didalami untuk dicari siapa di balik ini," tutur politisi PPP itu.

Saat ini kata Lukman, suasana sudah kondusif. Sudah tercapai kesepakatan tokoh antar agama dan tokoh masyarakat untuk sama-sama menjaga kerukunan umat beragama.

Sementara, polisi sudah menetapkan 17 tersangka terkait Tanjungbalai, mereka terlibat perusakan dan pencurian. Polda Sumatera Utara juga sudah membentuk Tim Cyber Crime untuk mengusut lebih lanjut penyebab peristiwa itu.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});