Saat Bersin atau Batuk Jangan Tutup dengan Tangan, Ini Alasannya

Rusmanto
Rusmanto

Saat Bersin atau Batuk Jangan Tutup dengan Tangan, Ini Alasannya ilustrasi
Winnetnews.com - Jika sedang batuk atau bersin, maka secara refleks kita akan langsung memakai tangan untuk menutupnya. Meski terlihat sebagai sesuatu yang normal, pakar kesehatan ternyata menyarankan kita untuk tidak lagi memakai tangan. Apa alasan dari hal ini?

Bahaya Menutup Bersin dan Batuk dengan Tangan

Pakar kesehatan dr. Vincent Hill yang berasal dari Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) meminta kita untuk tak lagi memakai tangan sebagai penutup hidung atau mulut saat kita sedang bersin atau batuk. 

Ia lebih menyarankan kita untuk memakai lipatan siku jika memang tidak ada tisu atau saputangan di sekitar kita. Hanya saja, jika memang ada tisu, akan jauh lebih baik untuk menggunakannya.

Dengan menutupnya memakai siku, kita tidak akan membuat pakaian menjadi kotor. Selain itu, kuman atau kotoran dari batuk atau bersin akan tetap ada di siku sehingga tidak akan mudah menyebar ke orang lain.

“Jika kita memakai telapak tangan untuk menutup hidung dan mulut saat bersin atau batuk dan kemudian tidak sempat mencuci tangan, maka bakteri-bakteri penyebab penyakit akan ada di telapak tangan tersebut. Jika kita menyentuh orang lain, bisa jadi bakteri ini akan berpindah dan membuat orang tersebut tertular,” ucap Hill.

Selain karena sentuhan tangan, seringkali penyebaran kuman disebabkan oleh media udara, khususnya saat seseorang bersin atau batuk, namun jika kita menggunakan telapak tangan untuk menutupnya, maka kuman ini akan berpindah ke apapun yang kita pegang, baik itu ponsel, gagang pintu, dan lain-lain.

Apa Reaksi Kamu?