(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Saat Jokowi Jumpa Guru SMP dan SMA

Rusmanto
Rusmanto

Saat Jokowi Jumpa Guru SMP dan SMA
WinNetNews.com - Joko Widodo mendapatkan kejutan saat menghadiri perayaan puncak Hari Guru di Istora Senayan, Jakarta, kemarin. Dalam acara itu, ia kedatangan tamu istimewa, yakni para gurunya semasa sekolah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan-lah yang mengupayakan reuni itu.

"Saya kaget saat masuk ke sini, dihadirkan guru-guru saya saat SMP dan SMA," kata Jokowi saat memberikan pidato sambutan.

Jokowi mengaku tidak pernah bertemu guru-gurunya di SMA 6 Solo (Surakarta) dan SMP 1 Solo selama 40 tahun. Ia lantas menyebutkan satu per satu nama gurunya yang hadir.

"Ada Bu Sutoto. Ada guru SMA saya, Pak Sudadi, Ibu Sih Winarni, dan yang saya ingat Ibu Ning, guru kimia saya, dan Ibu Nurjayati guru biologi," ujar Jokowi.

Presiden mengaku menyukai kimia dan nilainya selalu terbaik di kelas. "Enggak percaya? Tanya Bu Ning. Banyak yang enggak percaya saya pandai. Itu karena guru-guru saya," ujarnya disambut tawa para guru.

Seusai berpidato, Presiden menyalami para gurunya. Namun, kepada Sutoto, Presiden memberikan sambutan lebih hangat. Ia menghampirinya kemudian berlutut dan mencium tangan, melakukan sungkem kepada Sutoto yang duduk di kursi roda. Mata perempuan paruh baya itu langsung berkaca-kaca.

Ia membalas sambutan hangat Presiden dengan memeluk dan mencium pipinya. Ribuan guru yang menyaksikan peristiwa itu lewat layar besar bertepuk tangan terharu.

Tak hanya di situ, seusai acara, Presiden mengundang 30 guru untuk jamuan santap siang di Istana Negara. Sebelas di antaranya ialah mantan gurunya. Para guru mengenakan kemeja putih dan duduk semeja dengan Presiden Jokowi.

Presiden ditemani Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan.

Suasana makan siang terlihat sangat akrab, bahkan tidak jarang diselingi canda tawa dalam perbincangan menggunakan bahasa Jawa halus atau kromo inggil. Menu khas Indonesia, yakni gulai kepala ikan kakap, rendang, ayam goreng, sop buntut, sambal goreng kentang balado, daun singkong, serta gulai ayam membuat perbincangan dengan mantan Wali Kota Surakarta itu semakin renyah.

Setelah menikmati makan siang bersama selama 75 menit, sesi itu diakhiri dengan foto bersama Presiden. Pukul 13.30 para guru itu meninggalkan kompleks Istana Negara.

Seusai santap siang bersama, Sutoto mengaku pembicaraan mereka banyak mengenang cuplikan-cuplikan masa lalu ketika Presiden menjadi murid mereka.

Satu sifat yang paling mereka ingat dari Jokowi ialah rajin mengerjakan pekerjaan rumah. "Yang paling diingat itu rajin kerjakan pekerjaan rumah, pasti dibuat. Teman-temannya juga banyak," kata Sutoto. Sutoto tidak lupa menyampaikan harapan agar Jokowi bisa membawa rakyat Indonesia menuju arah yang lebih baik.

disadur dari media indonesia  

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});