Saat Motor Terabas Banjir, Segera Lakukan Ini

Saat Motor Terabas Banjir, Segera Lakukan Ini

WinNetNews.com - Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim hujan di Indonesia terjadi pada November - Desember 2015 hingga Januari 2016.

Curah hujan yang tinggi tersebut berpotensi menyebabkan banjir, yang bisa berdampak buruk pada kendaraan bermotor yang Anda miliki, terutama jika Anda mesti tetap melajukan kendaraan Anda menerobos genangan air.

"Jika motor melewati banjir dengan ketinggian mencapai saringan udara, kemungkinan air masuk ke dalam mesin bisa terjadi. Segera datang ke bengkel untuk cek kondisi mesin," ungkap Ridwan Arifin, Head of Service dan Education Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, seperti dikutip Otosia.

Berikut adalah sejumlah hal yang perlu dilakukan selepas motor menerjang banjir:

  • Jangan menyalakan motor dalam kondisi tersebut. Periksa lebih dulu kondisi karburator dan busi. Demikian Detikcom menyarankan.
  • Keringkan busi agar bisa digunakan untuk memantikkan api.
  • Cara membersihkan busi pernah dijelaskan Tempo.co. Lepas busi dari tempatnya dan tutup lubang busi di mesin dengan kain bersih dan kering. Setelah itu lap busi, terutama bagian elektroda. Setelah kering gunakan sikat atau ampelas halus untuk membersihkan ujung elektroda atau kepala busi.
  • Ciri Cara menyarankan untuk segera ke bengkel dan membuka mesin dan karburator motor. Pastikan motor tak menyimpan air dalam mesin atau karburator. Sedangkan untuk motor jenis skuter matik (skutik), pastikan komponen di balik bak CVT tidak kemasukan air.
  • Anda juga disarankan membuka semua komponen kelistrikan motor, seperti sakelar, konektor kabel, spul, starter motor, hingga fitting bohlam. Bila tidak diperiksa, potensi korosi bisa menyebabkan korsleting.
  • Pastikan oli di dalam mesin tidak tercampur air dengan menguras oli mesin dan mengganti filter oli. Perlu diketahui, jika air bercampur dengan oli mesin maka kemampuan melumasi bisa menurun drastis. Akibatnya komponen bergerak di dalamnya jadi cepat aus. Ciri-ciri oli bercampur air biasanya warna akan berubah menjadi cokelat susu. Demikian dikabarkan MotorPlus.
  • Pastikan di dalam kotak saringan udara udara tidak terdapat air. Untuk keadaan darurat, saringan udara dapat dilepas dan sebaiknya ganti dengan yang baru.
  • Lakukan pula pemeriksaan komponen motor yang rawan karat. Antara lain rantai, sasis, serta beberapa komponen motor pada bagian bawah.
Usai melakukan langkah-langkah tadi, Anda dapat mencoba memanaskan mesin untuk memeriksa kinerja motor. Hal serupa, menurut Viva, juga bisa dilakukan sambil menguji rem motor, baik pada piringan cakram, kampas rem, maupun tromol.

Jika motor sudah menyala kembali, minta mekanik bengkel untuk melakukan cek kompresi putaran mesin dengan Compression Tester Motorcycle Kit untuk memastikan tidak terjadi kebocoran kompresi pada mesin.